Breaking News:

Sudah 4 Hari Jasad Baharuddin di Dalam Perut Buaya 5 Meter, Warga Nunukan Akhirnya Bisa Belah Perut

Sebelumnya, Baharuddin diserang buaya saat menyeberang sungai, Tubuhnya ditemukan di dalam perut buaya 5 meter

Editor: Muhammad Ridho
Kolase/Tribun Kaltara/HO.Basir
Proses membelah perut buaya untuk mengeluarkan jasad Baharuddin (29), warga Desa Tabur Lestari, Kecamatan Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan 

Jenazah Baharuddin ditemukan setelah warga memancing kemunculan buaya dengan umpan seekor ayam mati.

Ayam tersebut telah ditaburi racun oleh warga.

"Warga inisiatif menjebak buaya dengan menggunakan ayam yang telah ditaburi racun. Begitu ayamnya dibuang ke sungai, buaya makan lalu mati dan terapung," kata Kasi Operasi dan Kesiapsiagaan, Basarnas Tarakan, Dede Hariana kepada Tribun Kaltara, Selasa (19/7/2022).

Dede mengatakan, evakuasi buaya tersebut dibantu oleh petugas dan warga setempat.

Karena curiga ada jasad Baharuddin, warga sepakat untuk melakukan proses pembelahan perut buaya.

"Petugas hanya mengawasi saja, warga yang membelah perut buaya itu."

"Sekira 15-30 menit akhirnya perut buaya terbelah dan betul jasad Baharuddin ada di dalam perut buaya," jelasnya.

Sungai Habitat Buaya

Dede menjelaskan, sungai tersebut memang merupakan habitat buaya.

Sejak pencarian hari pertama sampai hari keempat, petugas sangat berhati-hati.

"Bayangkan saja saat kami lakukan pencarian korban, buaya baik ukuran kecil dan sedang itu mondar-mandir," terangnya.

https://kaltara.tribunnews.com/2022/07/19/baharuddin-meninggal-di-perut- buaya-ini-cara-warga-desa-tabur-lestari-jebak- buaya-panjang-4-meter?page=all

( Tribunpekanbaru.com )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved