Breaking News:

Protes Eksekusi Lahan di Siak

PN Siak Tidak Libatkan BPN untuk Constatering dan Eksekusi Lahan, Warga Sebut Langgar SOP

PN Siak menurunkan tim sebanyak 7 orang untuk constatering dan eksekusi lahan di Dayun, Rabu (3/8/2022) namun ditolak warga yang sebut langgar SOP

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/MAYONAL PUTRA
Kuasa masyarakat pemilik lahan Sunardi SH berorasi saat melakukan aksi penolakan constatering dan ekseskusi lahan oleh PN Siak dengan pemohon PT DSI dan termohon PT KD, Rabu (3/8/2022) di Dayun. Tribunpekanbaru.com/Mayonal Putra 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Pengadilan Negeri (PN) Siak menurunkan tim sebanyak 7 orang untuk constatering dan eksekusi lahan di Dayun, Rabu (3/8/2022).

Mereka mendapatkan penolakan dari hampir seribu orang atas nama pemilik lahan, pendamping hukum, LSM Perisai, IPK dan mahasiswa.

Ketua DPP LSM Perisai sekaligus koordinator aksi, Sunardi SH sempat berdebat sengit dengan juru sita PN Siak.

Sunardi menyerakkan berkas dan salinan Sertifikat Hak Milik (SHM) yang diperoleh warga pada objek perkara.

“Bapak membawa BPN tidak dalam proses ini? Tidak ada itu melanggar SOP constatering dan eksekusi,” kata Sunardi dengan keras di hadapan juru sita, polisi dan massa.

Kemudian ia juga mempertanyakan lokasi objek lahan yang dieksekusi. Sebab pada amar putusan perkara Nomor: 04/Pdt.EKS-PTS/2016PNSAK antara PT DSI Sebagai pemohon eksekusi melawan Karya Dayun sebagai termohon eksekusi rencana konstatering seluas 1.300 di KM 8 Kampung Dayun.

“Sedangkan Km 8 Dayun bukan di sini, tetapi di dekat SPBU. Jadi jika Bapak tidak paham di mana Km 8 Dayun bisa kami tunjukkan, di sini bukan Km 8 Dayun,” kata dia.

Juru sita PN Siak dan tim tidak bisa menjawab pertanyaaan Sunardi. Akhirnya tim PN Siak pun meninggalkan lokasi.

Sunardi mengatakan, lahan yang akan di Constatering dan Eksekusi dengan pemohon PT Duta Swakarya Indah sesuai putusan No: 04/Pdt.eks-pts/2016 PN Siak tanggal 7 September 2016, bukanlah lahan milik PT Karya Dayun melainkan milik Indriyani Mok dkk.

"Di lokasi seperti yang teman-teman dengar sendiri saya mempertanyakan, Constatering yang saudara laksanakan ini, apakah saudara menghadirkan Instasi pertanahan atau BPN, ternyata mereka tidak mengajak BPN,” kata dia.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved