Breaking News:

Berita Riau

Update Oknum Polwan di Riau yang Keroyok Pacar Adiknya, Jaksa Terima SPDP Kasus

Perkembangan kasus Oknum Polwa di Riau dan ibunya yang diduga keroyok wanita pacar adiknya kini sudah sampai ke Kejati Riau

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/RIZKY ARMANDA
Kasipenkum dan Humas Kejati Riau, Bambang Heripurwanto mengatakan, SPDP kasus pengeroyokan yang diduga dilakukan Oknum Polwan di Riau dan ibunya sudah diterima oleh Jaksa Pidum. 


TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Terkini perkembangan kasus Oknum Polwa di Riau dan ibunya yang diduga keroyok wanita pacar adiknya kini sudah sampai ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Pihak Kejati Riau telah menerima SPDP kasus pengeroyokan wanita di Pekanbaru, dengan tersangka Oknum Polwan di Riau dan ibunya.

Oknum Polwan di Riau tersebut berinisial IDR, dengan pangkat Brigadir dan berdinas di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau.

Sementara ibu Oknum Polwan di Riau yang juga ikut jadi tersangka, yaitu berinisial YUL.

Sebelumnya, IDR dan YUL dilaporkan oleh korbannya, wanita bernama Riri Aprilia Kartin ke Polda Riau, pada 22 September 2022.

Kasus ini ditangani penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau. Seiring perkembangannya, IDR dan YUL akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) dan Humas Kejati Riau, Bambang Heripurwanto mengatakan, Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus ini, sudah diterima oleh jaksa Bidang Tindak Pidana Umum (Pidum).

"SPDP kita terima tgl 27 September 2022. dengan surat nomor SPDP/126/IX Res/124/2022/Ditreskrimum tanggal 25 September 2022," kata Bambang, Rabu (28/9/2022).

Lanjut dia dalam SPDP ini, tertera nama kedua tersangka. Keduanya dipersangkakan dengan Pasal 170 KUHP.

Sementara itu, Kejati Riau juga sudah menunjuk 2 orang jaksa yang bertugas untuk mengikuti perkembangan penyidikan kasus tersebut.

"2 jaksa yang ditunjuk yaitu atas nama Hasnah dan Juni Haida," ucapnya.

Soal peristiwa dugaan penganiayaan yang ini, diunggah langsung oleh korban di akun Instagram pribadinya dengan nama @ririapriliaaaaa dalam bentuk video.

"saya membuat laporan atas pengoroyokan yang dilakukan oleh kakak (seorang polisi wanita) dan ibu dari pacar saya mereka memukul menjambak menampari saya karna mereka tidak terima saya menjalin hubungan dengan adik/ anaknya" tulis korban dalam video yang diunggahnya.

Dalam video itu, terlihat korban mengabadikan saat dirinya berada di Polda Riau untuk membuat laporan serta di RS Bhayangkara Polda Riau untuk melakukan visum.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved