Kamis, 28 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Pelalawan

Bupati Pelalawan Lantik 1.036 PPPK Guru dan Tenaga Teknis

Bupati Pelalawan, H Zukri melantik 1.036 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2022 pada 23 Agustus lalu

Tayang:
Editor: M Iqbal
Tribunpekanbaru.com/Johanes
Pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2022  di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan yang digelar pada 23 Agustus lalu di gedung daerah Datuk Laksamana Mangkudiraja. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung) 

"Merujuk pada aturan terbaru, Pemda memang tidak dibenarkan menerima honorer lagi. Karena status itu bakal dihapus dan diarahkan menjadi ASN PPPK," kata Darlis. 

Terkait adanya kekosongan guru pascapelantikan guru PPPK, hal itu dinilai kecil kemungkinannya. Sebab Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara (Kemenpan) dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) serta BKPSDM di daerah telah melakukan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisa Beban Kerja (ABK), sebelum membuka seleksi PPPK. Alhasil kebutuhan guru dari setiap sekolah telah dihitung dan ditempatkan sesuai dengan hasil analisa tersebut.

"Jika dilihat, guru yang pindah tempat mengajar cuman sedikit dibanding yang tetap setelah pergantian status guru honorer jadi guru PPPK. Artinya penempatan sudah merata," pungkas Darlis. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penerimaan 300 PPPK di Pelalawan Tahun 2023 Resmi Diumumkan

Seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan resmi diumumkan pada Jumat (22/9/2023) pekan lalu. 

Pengumuman resmi dapat dilihat oleh masyarakat di website Pemda Pelalawan di Pelalawankab.go.id dan website BKPSDM Pelalawan yakni bkpsdm.pelalawankab.go.id. Dalam bekas pengumuman diterangkan semua berkas yang perlu disiapkan oleh calon peserta, syarat dan persyaratan yang musti dipenuhi, aturan main, hingga jumlah kuota dan formasi. 

"Pengumuman ada dua yakni PPPK guru dan kesehatan. Silahkan dilihat langsung dan dipelajari, agar tidak ada kesalahan informasi," terang Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pelalawan, Darlis M.Si kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (24/9/2023). 

Adapun jadwal dan tahapan perekrutan PPPK guru dan kesehatan secara rinci yakni pengumuman seleksi mulai 19 September sampai 3 Oktober, pendaftaran 20 September sampai 9 Oktober, seleksi administrasi dari 20 September hingga 12 Oktober, kemudian pengumuman hasil seleksi administrasi 13 sampai 16 Oktober. Selanjutnya proses masa sanggah dan jawaban masa sanggah pada 17 sampai 21 Oktober. Pengumuman pasca masa sanggah 20 sampai 26 Oktober, serta penarikan data final dari 27 sampai 29 Oktober. 

Kemudian penjadwalan seleksi kompetensi 30 Oktober sampai 2 November. Dilanjutkan dengan pengumuman daftar peserta, waktu, dan tempat kompetensi. Proses terus berjalan sesuai tahapan yang diputuskan Hinga pengumuman kelulusan pada 4 sampai 13 Desember. Peserta yang lulus akan diproses penetasan Nomor Induk PPPK ke pusat. 

"Sama seperti sebelumnya, tahun ini kita mengakomodir pelamar disabilitas. Untuk guru dua orang dan kesehatan juga dua orang," tutur Darlis.

Berdasarkan arahan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN, ada perbedaan seleksi PPPK tahun ini. Jika sebelumnya perekrutan khusus untuk pegawai honor atau Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang ada di Pelalawan saja, kali ini diberikan kesempatan untuk masyarakat umum. Sebanyak 300 PPPK yang diseleksi tidak hanya yang berstatus honorer, tetapi masyarakat yang memenuhi persyaratan bisa mengikuti tahapan seleksi. 

Darlis merincikan, adapun jumlah yang dialokasikan untuk jalur umum yakni 20 persen dari total kuota yang diterima. Tahun ini Pemkab Pelalawan menerima PPPK sebanyak 300 orang dengan pembagian 210 tenaga guru dan 90 tenaga kesehatan. Jika dialokasikan 20 persen sesuai arahan pemerintah pusat, penerimaan PPPK guru dari masyarakat umum 42 orang. Sedangkan formasi tenaga kesehatan yang diakomodir dari umum mencapai 18 orang. 

"Formasinya bisa dilihat langsung di pengumuman. Tahun ini ada formasi untuk guru agama non muslim yakni kristen dan katolik. Tahun lalu tidak ada," ungkap Darlis. 

Untuk formasi guru agama kristen atau protestan tersedia 5 kuota. Sedangkan formasi guru agama katolik disiapkan 2 kuota. Tentu latar belakang pendidikannya harus sesuai dengan formasi yang diterima. Para peserta yang berminat diminta untuk membaca seluruh pengumuman secara baik dan benar. Selebihnya merupakan guru bidang studi dan guru kelas sebanyak 213 kuota. 

"Tenaga kesehatan yang direkrut sebagian besar tempat penugasannya di seluruh Puskesmas yang ada di Pelalawan. Hanya sedikit yang di RSUD Selasih," imbuhnya.

( Tribunpekanbaru.com /Johannes Wowor Tanjung)

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved