Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

UPDATE Sidang Gugatan Pilpres MK, di Pekanbaru Ada 2 Surat Suara Siluman Tercoblos Paslon 02

ada 2 surat suara siluman telah tercoblos untuk capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Editor: Sesri
Tangkap Layar Youtube
Saksi dari Tim Hukum Anies-Muhaimin yang juga Ketua KPPS di Kelurahan Sidomulyo Timur, Pekanbaru, Riau, Surya Dharma 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Dalam sidang gugatan Pilpres 2024 yang digelar di Mahkamah Konstitusi (MK), salah satu saksi petugas KPPS di Pekanbaru mengungkap fakta.

Petugas KPPS Kelurahan Sidomulyo Timur Pekanbaru bernama Surya Dharma itu dihadirkan sebagai saksi fakta oleh tim hukum pasangan nomor urut 1.

Di sidang ia mengatakan ada 2 surat suara siluman telah tercoblos untuk capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di kotak suara.

Surat suara siluman itu membuat jumlah penghitungan suara tidak sama dengan jumlah pengguna hak pilih di TPS 41 tempat ia bertugas.

Surya Dharma mengatakan, total pengguna hak pilih di TPS itu ada 228 orang.

Namun, dari segi penghitungan suara, total ada 107 suara untuk capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, 109 suara untuk Prabowo-Gibran, dan 13 suara untuk capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD, serta 1 surat suara tidak sah.

Jika ditotal dari segi suara, ada 230 orang pemilih. Jumlah ini selisih 2 orang dari jumlah pengguna hak pilih di TPS itu.

Ada saksi yang mengajukan keberatan sehingga dilakukan pengecekan ulang.

"Ada kemasukan 2 lembar (surat suara di) kotak suara yang sudah dicoblos dengan nomor urut 02, itu surat suara kosong tanpa identitas TPS," ujar Surya Dharma dalam persidangan.

Baca juga: UPDATE Sidang Gugatan Pilpres, KPPS Pekanbaru: Bu Lurah Minta Data Pemilih 02 Untuk Diberi Bansos

"Dua surat suara (lebih) yang ditemukan, dicatat di mana?" tanya Hasyim.

"Awalnya di (formulir model C.Hasil) plano. Itu ada tanda tipeksnya, Pak," ucap Surya.

"Di perolehan 02 ya? Baik. Kenapa ditipeks?" balas Hasyim.

"Kalau kita jumlahkan, tidak sesuai jumlah surat suara yang kami terima dan surat suara dipakai," ujar Surya.

Tidak hanya mengungkap soal surat suara siluman, pada sidang tersebut ia juga mengungkap adanya permintaan data pemilih 02 dari Lurah yang nantinya akan diberikan bansos.

mengungkap pengalaman dirinya berinteraksi dengan seorang lurah 6 hari sebelum pencoblosan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved