Pilgub Riau 2024

Pilgub Riau 2024 HM Harris Daftar di Partai Lain, Khawatir Kalah Saing dengan Syamsuar di Golkar?

Bersama Syamsuar mendapat rekomendasi Golkar untuk Pilgub Riau 2024, HM Harris juga daftar penjaringan partai lain.

|
Penulis: johanes | Editor: Ilham Yafiz
dokumentasi
HM Harris Daftar Penjaringan Partai Lain,Khawatir Kalah Saing dengan Syamsuar di Internal Golkar? 


Jika ditelisik rekam jejak Harris di dunia politik maupun pemerintahan, ternyata bukan kaleng-kaleng.

Politisi ini lahir 2 Februari 1950 yang berasal dari Kelurahan Langgam, Kecamatan Langgam, Pelalawan.

Sebelum berkarir di politik dan pemerintahan, Harris memiliki latar belakang sebagai pengusaha di beberapa bidang, termasuk perkebunan kelapa sawit.


Ia menduduki Ketua DPD ll Golkar Pelalawan periode 1999 sampai 2004. Kemudian berlanjut memimpin Golkar di Pelalawan pada periode 2004-2009.

Karena pengalaman dan kepemimpinannya tak diragukan lagi, ia kembali dipercaya memimpin Golkar Pelalawan tahun 2009 sampai 2014.

Setelah purna tugas dari Bupati Pelalawan, ia tetap menjadi dewan penasehat Partai Golkar Riau.


Seiiring dengan berkiprahnya di Golkar, Harris menduduki jabatan penting di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pelalawan.

Ayah tiga anak ini menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan masa bakti 1999-2004.

Kemudian Harris terpilih lagi sebagai wakil rakyat dan kembali menduduki posisi Ketua DPRD Pelalawan periode 2004-2009.


Setelah purna dari parlemen, Harris dipercaya menjadi Wakil Bupati (Wabup) Pelalawan menggantikan Rustam Efendi.

Sebab Rustam Efendi naik menjadi Bupati Pelalawan menggantikan Tengku Azmun Ja'afar karena tersangkut persoalan hukum waktu itu.


Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pelalawan 2011, Harris memantapkan diri maju sebagai calon bupati didampingi Marwan Ibrahim sebagai Wabup.

Mereka memenangkan pesta demokrasi dan meraup suara tertinggi. Kemudian dilantik sebagai bupati dan Wabup periode 2011-2016.


Harris kembali bertarung para Pilkada 2016 yang berpasangan dengan Zardewan, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pelalawan.

Pasangan ini melanggeng dengan mulus dan terpilih lagi berdasarkan hasil perolehan suara. Ia menjadi Bupati Pelalawan periode 2016-2021 dan menghabiskan masa jabatannya sampai Pilkada tahun 2020.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved