APK Paslon Marak di Kuansing, Bahkan Ada di Depan Sekolah
Tak hanya baliho Paslon bupati dan wakil bupati, baliho Paslon gubernur dan wakil gubernur juga marak berdiri di kanan dan kiri jalan.
Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: M Iqbal
TRIBUNPEKANBARU.COM, KUANSING - Pasca berakhirnya waktu pendaftaran calon kepala daerah di Pilkada serentak 2024, baliho yang menjadi alat peraga sosialisasi bakal calon masih bertebaran di sejumlah ruas jalan Teluk Kuantan.
Tak hanya baliho Paslon bupati dan wakil bupati, baliho Paslon gubernur dan wakil gubernur juga marak berdiri di kanan dan kiri jalan.
Bahkan tak sedikit alat peraga Paslon yang didirikan di median jalan.
Tak sedikit pula baliho Paslon yang berdiri di depan sekolah.
Baca juga: Lima ASN di Kuansing Dilaporkan ke Bawaslu, Dituding Terlibat Politik Praktis
Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kuansing Rio Kasyter Wandra mengaku belum melakukan penertiban baliho lantaran masih menunggu intruksi dari pihak terkait.
"Kami sifatnya eksekutor, tentunya menunggu perintah," ujar Rio, Selasa (3/9/2024).
Biasanya kata Rio, penertiban baliho Paslon yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) dilakukan setelah digelarnya Rakor bersama Pemkab, KPU dan Bawaslu.
Begitu pula dengan reklame atau billboard iklan tak berizin, Satpol PP harus menunggu surat pemberitahuan dari Badan Pendapatan atau DPMPTSP Kuansing
"Begitu juga dengan reklame atau baliho iklan yang tidak berizin," ujarnya.
Pantauan, alat peraga kampanye Paslon masih marak di sejumlah ruas jalan di Teluk Kuantan, Kecamatan Kuantan Tengah.
Di ruas jalan Proklamasi misalnya, alat peraga kampanye (APK) milik sejumlah Paslon gubernur mendominasi di kanan kiri jalan.
Tak sebanyak Paslon gubernur, APK Paslon bupati juga terlihat di median jalan ruas tersebut.
Sementara di jalan Belibis baliho ukuran jumbo milik dua Paslon gubernur terpampang di pinggir jalan dekat SMKN 1 Teluk Kuantan.
(Tribumpekanbaru.com/Guruh Budi Wibowo)
| Digerebek Sore Hari, Sarang Sabu di Desa Logas Kuansing Dibongkar, Tiga Pria Tak Berkutik |
|
|---|
| Perang Terhadap PETI Masih Berlanjut di Kuansing, Kini Giliran Polsek Logas Tanah Darat yang Beraksi |
|
|---|
| WFA ASN Kuansing Ditunda, Bupati Suhardiman Ingin Skema Diperkuat Agar Berdampak Nyata |
|
|---|
| PENGAKUAN Kurir 18 Kg Ganja di Kuansing, Sempat Loloskan 25 Kg Ganja |
|
|---|
| Belasan Rakit PETI Dimusnahkan dalam Sehari, Kapolres Kuansing: 1.114 Rakit Ditindak Sejak 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/APK-Paslon-Pilgubri.jpg)