Selasa, 21 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Lipsus UMKM Rumah Tamadun

Lapas Bagansiapiapi Rohil Gandeng Rumah Tamadun Beri Keterampilan Olah Lidi Sawit ke Warga Binaan

Tercatat sudah dua tahun Rumah Tamadun bekerjasama dengan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi dalam bidang pelatihan keterampilan mengolah lidi sawit.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: FebriHendra
tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgio
Pengunjung sedang melihat hasl kerajinan tangan olahan lidi sawit di Rumah Tamadun Jalan Merdeka, Bagan Siapi-api, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. 

Dia memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Desa Kubu. Sebuah desa terpencil di Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Desa ini dikelilingi hamparan kebun sawit yang menjadi sumber mata pencaharian utama bagi para warga. Namun, di tengah ketergantungan pada sawit, mereka dihadapkan pada masalah besar. 

Saat itu harga buah sawit tiba-tiba anjlok, hanya Rp 600 per kilogramnya. Hingga menyebabkan keresahan di kalangan petani. 

Melihat kondisi ini, Hendra tidak tinggal diam. Ia merasa terpanggil untuk membantu para petani dengan cara yang kreatif dan inovatif.

Awalnya bersama ibu-ibu yang diberdayakan di desanya, Hendra membuat piring lidi sawit

Ternyata produk piring lidi sawit ini mendapat respons positif dari banyak orang. Tak berhenti di sana, Hendra semakin bersemangat mengembangkan usahanya.

Rumah Tamadun mulai memproduksi berbagai macam kerajinan lainnya dari lidi sawit

Produk-produknya berkembang pesat,dari sekadar piring hingga ke berbagai item menarik seperti keranjang hantaran pernikahan, tempat tisu, dompet, hingga beragam jenis tas. Mulai dari tas laptop, tas jinjing, hingga tas ransel.

Hingga kini sedikitnya ada 20 produk turunan yang dihasilkan dari limbah lidi sawit. (Tribunpekanbaru.com)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved