UMKM Siak
Berawal dari Suka Kopi, Dedy Suhendra Sukses Buka Coffee Shop Sendiri
Daily Coffee terus berkembang dari sekadar tempat minum kopi menjadi warung favorit di kota Siak saat ini.
Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Siapa yang tidak kenal dengan Daily Coffee di Kota Siak Sri Indrapura? Sejak dibuka September 2021, Daily Coffee terus berkembang dari sekadar tempat minum kopi menjadi warung yang menyajikan makanan berat dan live musik yang paling favorit di kota Siak saat ini.
Daily Coffee ini terletak di Jalan Kedondong, pasar seni Kesturi, kelurahan Kampung Dalam, kecamatan Siak. Tidak jauh dari klenteng Hock Siu Kiong, sebuah bangunan tempat ibadah yang masuk ke dalam cagar budaya di kota Siak.
“Ya, awalnya saya mencoba untuk sekadar minum kopi samata, dalam perjalanan beberapa bukan banyak customer yang meminta tambahan makanan berat,” ujar Dedy Suhendra, Pengelola Daily Coffee, Jumat (29/11/2024) malam.
Meskipun banyak waitersnya yang bekerja malam itu, Dedy tetap turun membantu. Kadang ia terlibat meracik kopi kadang juga membantu mengangkat gelas-gelas kosong dari meja customer.
“Kami semua ikut bekerja di sini supaya pelayanan dapat dilakukan secara optimal,” ujar ayah dua anak itu.
Daily Coffe menyajikan minuman dan makanan dengan harga terjangkau. Namun kualitasnya tidak perlu diragukan dan rasa yang konsisten.
Satu cup Americano Hot di Daily Coffee hanya Rp 15 ribu, dan americano ice Rp 17ribu. Minuman dingin disajikan dengan cup sekali pakai dan dengan desain serta tempelan logo yang ekslusif.
Dedy bercerita, minuman yang paling khas dan paling banyak diminati adalah kopi susu daily. Ia meracik kopi based espresso yang dimix dengan susu, sehingga kopi susu ini terasa sangat kental.
Selain itu yang juga favorit adalah es kopi susu pandan dan es kopi susu gula aren. Harganya Rp 22 ribu percup.
Bagi penyuka coklat, Daily coffee ini juga menyajikan minuman coklat. Varian lainnya seperti matcha, vanila dan redvelved juga tersedia. Minuman non coffee ini diminati lebih banyak oleh customer perempuan.
Varian lainnya adalah aneka minuman teh dan fresh drink seperti jus buah. Sementara makanan yang khas adalah nasi goreng Daily, ayam geprek Daily, ayam penyet dan aneka mie yang resepnya racikan sendiri. Harga makanan berkisar antara belasan ribu rupiah hingga Rp 20-an ribu.
Daily Coffee juga telah menjelma menjadi tempat tongkrongan anak-anak muda yang paling favorit di kota Siak. Pelanggan mempunyai 2 pilihan untuk tempat duduk, indoor dan outdoor. Selain diberikan fasilitas wifi gratis juga sering ada iven akustik atau live musik.
“Live musik pada setiap malam minggu, dari kelompok musisi di kota Siak, mereka tampil bergantian,” ujarnya.
Berawal dari Suka Kopi
Dedy Suhendra (39) merupakan seorang fotografer yang suka minum kopi. Sebelum memiliki coffee shop sendiri, ia memanfaatkan warung kopi untuk duduk sambil bekerja.
| Dari Ajudan Wabup ke Kedai Kopi, Alfani Zikri Memilih Jalan Berbelok dan Hasilkan Omzet Puluhan Juta |
|
|---|
| Dokter Muda Merambah Bisnis Coffee Shop, Usung Konsep Vintage Modern |
|
|---|
| Warga Tualang Siak Sulap Limbah Pabrik Jadi Produk Kerajinan, Omzet Tembus Puluhan Juta Perbulan |
|
|---|
| Secangkir Kopi Sembari Menikmati Rona Senja di Pematang Sawah Bungaraya Siak |
|
|---|
| Mesin Rakitan di Balik Teh Telor Creamy Pak Zam, Tradisi Minang, Kreasi Siak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Berawal_dari_Suka_Kopi_Dedy_Suhendra_Sukses_Buka_Coffee_Shop_Sendiri_1.jpg)