UMKM Inhil
Warung Ceker SKB Pelopor Olahan Ceker di Tembilahan, Pecinta Pedas Wajib Merapat
Warung Ceker SKB di Tembilahan memiliki menu andalan ceker mercon, sayap mercon dan soto ceker, tempat ini dibuka sejak 2009 dan terus eksis
Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: Theo Rizky
TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Melihat peluang kuliner berbahan baku ceker khususnya bercita rasa pedas masih terbuka lebar pada saat itu, Ita memutuskan untuk membuka usaha ceker mercon yang bercita pedas.
Memanfaatkan halaman rumahnya di Jalan SKB Tembilahan, pada tahun 2009 Ita memulai usaha “Warung Ceker SKB” dengan menu andalan ceker mercon, sayap mercon dan soto ceker.
Sempat mengalami pasang surut dalam berjualan, pelopor soto ceker di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ini bisa bertahan berkat racikan pas resep sang owner Ita yang pas dan menggoyang lidah konsumen dengan kepedasan, gurih dan asinnya.
Hampir 15 tahun bertahan di dunia perkulineran Tembilahan, saat ini racikan ceker warung sederhana ini semakin diminati oleh warga Tembilahan dan sekitarnya.
Menu ceker warung ini seolah menjadi menu wajib khususnya bagi penikmat pedas di Tembilahan dan sekitarnya, tidak hanya pedas saja namun juga masih nyaman untuk di nikmati.
Tidak heran bila saat ini sudah sekitar 10 Kg ceker yang dihabiskan warung ini setiap harinya, bahkan lebih dengan omset rata-rata sekitar Rp. 1 juta per hari.
Semua menu yang ditawarkan pun ramah di kantong yaitu berkisar Rp. 12 ribu hingga Rp. 27 ribu untuk 10 jenis menu yang tersedia di warung ini.
Selain 3 menu andalan di atas tersedia juga menu sayap mercon, mix (ceker dan sayap) mercon, soto ayam, indomie goreng dan rebus, ayam geprek dan pulut serunding.
Baca juga: Manjakan Lidah dengan Sensasi Pedas Sate Madura Cak Kumis, Kuliner Legendaris di Pangkalan Kerinci
Baca juga: Warung Bang Ren Pekanbaru Sajikan Indomie Bangladesh, Resep Original Langsung dari Bang Lades Medan
“Dulu itu jarang yang jualan ceker disini, jadi coba buka dan Alhamdulillah ramai sampai sekarang,” ujar Ita Owner Warung Ceker SKB kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (31/1/2025).
Ita yang juga turun langsung mengelola warung sejak awal ini merasa bersyukur warung Cekernya di minati masyarakat Tembilahan.
“Alhamdulillah buka dari pukul 12 siang setiap hari, stok selalu habis di sore hari, paling lama habis atau tutup sekitar pukul 8 malam,” jelasnya.
Setelah sukses di Tembilahan, saat ini Warung Ceker SKB telah melebarkan sayapnya ke luar daerah yaitu Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Pada cabang pertamanya yang terletak di kawasan Botania Batam ini, Ita mempercayakan kepada sang anak untuk mengelola langsung warung ceker yang baru saja di buka tersebut.
“Anak saya yang buka di Batam, sudah berjalan sekitar 2 bulan. Antusias disana cukup tinggi, semoga bisa bertahan seperti di Tembilahan,” imbuhnya.
Ita pun berharap warung ceker SKB yang dirintisnya bisa terus menemani masyarakat dalam setiap kesempatan memberikan pengalaman makanan pedas yang nyaman.
“Terimakasih kepada semua pelanggan kami selama ini, semoga warung SKB selalu mendapat tempat di hati pelanggan sampai kapan pun,” pungkasnya.
(Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Hidangan-ceker-mercon-di-Warung-Ceker-SKB-Tembilahan.jpg)