Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Ada Asa Bagi Raisa di Pantai Hospital Ayer Keruh Melaka

Pantai Hospital Ayer Keruh Melaka menawarkan aneka paket pemeriksaan, di antanya paket preventif kanker, paket skrining hingga paket wisata medis.

Penulis: Fernando | Editor: Theo Rizky
Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang
PANTAI CANCER CENTER: Petugas memperlihatkan Linac Elekta Synergy dalam Pantai Cancer Center di Pantai Hospital Ayer Keruh, Melaka, Selasa (4/2/2025). Pantai Hospital Ayer Keruh merupakan satu dari 18 rumah sakit di bawah naungan grup IHH Healthcare. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MELAKA - Kalimat syukur terucap dari Saparudin ketika mengetahui sel kanker dalam tubuh putrinya tidak aktif lagi.

Ia bersyukur karena ada asa setelah berobat di Pantai Hospital Ayer Keruh, Melaka selama setahun ini membuahkan hasil.

Dirinya mengetahui usai anaknya menjalani PET Scan di Pantai Hospital Ayer Keruh pada 4 Februari 2025 lalu.

Ia tidak dapat mengungkapkan rasa bahagianya ketika mengetahui perlahan putrinya, Raisa pulih dari kanker darah.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur usai PET Scan ternyata kondisi Raisa sudah berangsur pulih," ujarnya dalam pertemuan dengan Tribunpekanbaru.com di sela kunjung ke Pantai Hospital Ayer Keruh.

Raisa mulai menjalani perawatan medis pada pertengahan Februari 2024 silam.

Dokter awalnya melakukan diagnosa terhadap rongga dada paru-parunya.

Mereka kaget mendapati rongga yang terus membesar.

Warga dari Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau pun mencoba untuk jalani pengobatan di rumah sakit lokal.

Namun akhirnya Raisa harus melanjutkan pengobatan rujukan di Batam.

Setelah menjalani serangkaian perawatan akhirnya gadis 22 tahun ini didiagnosa menderita kanker darah.

"Setelah diperiksa, ternyata Raisa menderita kanker darah," ujarnya.

Orangtua Raisa ingin putrinya mendapat pengobatan terbaik sehingga memutuskan untuk menjalani rujukan lanjutan pengobatan di Pantai Hospital Ayer Keruh.

Ayahnya mengaku panik melihat kondisi awal Raisa menjalani pengobatan.

"Awalnya sudah cukup lemah, pakai kursi roda. Saat itu terdeteksi rongganya dekat paru-paru hampir mencapai 15 sentimeter," ujarnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved