Berita Regional
Fakta Baru Mahasiswi UMM Dibunuh Polisi Pangkat Bripka, Diduga Bayar Teman Masa Kecil
Kembali terungkap fakta baru kasus tewasnya mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang inisial FAN (21).
TRIBUNPEKANBARU.COM - Kembali terungkap fakta baru kasus tewasnya mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang inisial FAN (21).
Jasad korban yang merupakan warga Desa Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur tersebut ditemukan di sebuah sungai di kawasan Jalan Raya Purwosari, Wonorejo, Pasuruan, Selasa (16/12/2025).
Jasad Faradila ditemukan dalam posisi telentang di dasar sungai yang kering dengan lutut tertekuk dan pakaian lengkap, termasuk jaket hoodie, celana panjang, serta helm berwarna pink yang masih menempel di kepalanya.
FAN tercatat sebagai mahasiswi semester 2 Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Diketahui tersangka adalah seorang oknum polisi berpangkat Bripka yang tak lain kakak ipar korban.
Tak sendiri, Bripka AS menghabisi nyawa FAN diduga mengajak SY yang merupakan teman masa kecil tersangka.
Polda Jawa Timur (Jatim) mendalami kerja sama antara Bripka AS dan SY dalam kasus pembunuhan mahasiswi UMM, FAN (21).
Bripka AS dan SY diduga terlibat dalam pembunuhan FAN yang merupakan adik ipar AS, warga Tiris, Probolinggo.
Baca juga: Kematian Mahasiswi UMM Terkuak Lewat CCTV, Oknum Polisi Ditangkap
AS sendiri sebelumnya berstatus anggota Polres Probolinggo. Usai ditangkap tim penyidik, kedua tersangka memberikan keterangan berbeda.
Oleh sebab itu, proses penyelidikan ini masih berlanjut untuk pendalaman.
Termasuk, pendalaman terkait dugaan SY membantu Bripka AS dengan tawaran uang.
“Ini sementara masih kita dalami ya karena keterangannya masih berbeda ini yang kita dalami untuk si S ini maksudnya dia diberikan berapa bayaran oleh AS,” kata Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Widi Atmoko, Senin (29/12/2025).
Widi menegaskan, motif tersangka melakukan pembunuhan karena sakit hati dan ingin menguasai harta korban.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan bahwa SY dan AS merupakan teman sejak kecil.
“Jadi kalau hubungan informasi sementara ini yang didapatkan dari penyidik bahwa mereka sudah berteman sejak kecil,” kata Jules di Mapolda Jatim, Jumat (19/12/2025).
| Detik-detik Mobil Dapur MBG Hantam Deretan Lapak UMKM di Bekasi, Pedagang Jadi Korban |
|
|---|
| Kecelakaan Kereta Api Terjadi Lagi, KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Mobil Pengantar Jemaah Haji |
|
|---|
| Misteri Penemuan Mayat Berkalung Terapung di Laut, Pihak RS: Tak Ada Lagi Organ Dalam |
|
|---|
| Rekam Jejak Ismail A Jalil, Bupati yang Sindir Prabowo dan Gibran: Pusat Tutup Mata |
|
|---|
| Nasib Oknum Polisi yang Bunuh Mahasiswi ULM Zahra Dilla, Sanksi PTDH |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/POLISI-BUNUH-MAHASISWI-UMM.jpg)