Berita Viral
GEGER, Komika Mengaku Dicabuli Oknum Guru ASN di Makassar, Ternyata Korbannya Banyak
Heboh pengakuan seorang Komika yang dicabuli oknum guru ASN di Makassar. Ternyata korbannya banyak dan terjadi belasan tahun
Cara membersihkannya yakni dengan dilakukan perbuatan bejat tersebut.
Kasus dugaan pencabulan oleh guru ngaji ini sedang diusut oleh penyidik Polres Sukabumi.
Para korban diketahui merupakan anak di bawah umur.
Perbuatan bejat itu dilakukan oleh pelaku di Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Aksi bejat itu dilaporkan oleh pelapor berinisial S ke Polres Sukabumi.
S melaporkan adanya kejadian dugaan pelecehan yang terjadi salah satu di pondok pesantren yang beralamat di Kecamatan Curugkembar.
Menurut laporan yang dibuat oleh S, kejadian tersebut terjadi pada 2020 lalu dan sudah dilaporkan pada akhir 2024.
Hal itu dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Hartono.
Ia membenarkan adanya laporan dugaan pelecehan yang dilakukan oleh terduga pelaku yang merupakan seorang oknum guru di pondok pesantren tersebut.
Bahkan pihaknya akan segera menetapkan terlapor sebagai tersangka
“Sudah penyidikan dan segera ditetapakan tersangka," kata Hartono dalam keterangan tertulisnya dikutip dari Kompas.com, Selasa (22/4/2025) malam.
Harto mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemanggilan kepada terlapor.
Namun terlapor tidak mengindahkan panggilan tersebut.
Bahkan polisi sudah dua kali melakukan pemanggilan.
Sang guru ngaji itu tetap tidak berani memunculkan batang hidungnya.
"(terduga pelaku) tidak koperatif dipanggil dua kali tidak datang,” katanya lagi.
Untuk itu, pihaknya mengaku akan segera melakukan pengejaran atau upaya paksa terhadap pelapor.
“Akan kami upayakan wajib dapat dan upaya paksa pengejaran ke alamat terlapor,” jelas Hartono.
Hartono menuturkan bahwa jumlah korban dugaan pelecehan itu sebanyak 8 orang dan semuanya santriwati.
Menurut Hartono, terduga pelaku berdalih bahwa yang melakukan perbuatan pelecehan itu bukan dirinya melainkan makhluk lain.
“Bahwa pelaku melakukan perbuatan tersebut bukan atas kemauannya, namun atas kemauan Nyai Ratu untuk membuang kotoran dalam tubuh korban, dan pelaku menyampaikan ke korban bahwa harus dilakukan perbuatan (pelecehan) tersebut,” ujar Hartono.
Tentu saja kasus itu jadi pelajaran bagi kita semua. Selalulah berhati-hati karena pelaku kejahatan ada dimana saja. (*)
Mengulik Opini Viral dari Wamen Stella: Uang Bikin Bahagia Bila Dibelanjakan untuk Orang Lain |
![]() |
---|
Geger, Oknum Jaksa Kasus Uang Palsu UIN Makassar Diduga Minta Uang 5 Miliar untuk Ringankan Tuntutan |
![]() |
---|
SOSOK Anggota DPRD Bebizie Disorot Usai Pamer Liburan ke Eropa: Eks Penyanyi Dangdut |
![]() |
---|
Terungkap, Inilah Penyebab Polisi Belum Ungkap Motif Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN |
![]() |
---|
Pria di Jambi ini Salah Rute saat Kabur usai Gagal Merampok, Malah Mempermudah Polisi Menangkapnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.