Ide Dedi Mulyadi Bawa Maling 'Kecil' ke Barak Militer, Koruptor Dipenjara, Pencuri Ayam Dibebaskan
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengusulkan penerapan keadilan restorative justice bagi pelaku pencurian kecil dengan nilai kerugian di bawah Rp 10 juta
Menurutnya, memasukkan orang kecil ke penjara hanya karena mencuri ayam akan memperparah kondisi ekonomi keluarganya, bahkan menciptakan lingkaran kemiskinan baru.
“Lamun jelma letik di penjarakeun, maling na ukur maling hayam, pamajikan na eweuh nu ngusahakeun. Rek timana usahana, budak na ke eweuh nu sakolakeun. (Jika orang kecil dipenjara hanya karena mencuri ayam, istrinya tidak akan ada yang mencari nafkah. Lalu dari mana penghidupan keluarganya? Anaknya nanti tidak ada yang membiayai sekolah)," papar Dedi.
"Ke jumlah kemiskinan anyar bakal lewih loba tinu materi nu di paling na. (Efek domino dari penjara masyarakat kecil itu akan menimbulkan jumlah angka kemiskinan yang tinggi dibanding materi yang dicuri)," lanjutnya.
Keadilan yang Lebih Manusiawi
Melalui usulan ini, Dedi berharap keadilan tidak hanya bersifat menghukum, tetapi juga memperbaiki dan membina.
Ia ingin agar hukum tidak justru menambah beban sosial, melainkan menjadi jalan keluar yang membawa perbaikan nyata bagi masyarakat kecil.
(*)
| Dedi Mulyadi Sebut Kiper Rizki Bukan Korban TPPO, Berbohong Disiksa di Kamboja |
|
|---|
| Manaf Zubaidi, Kakek yang Berani Lawan Dedi Mulyadi Ternyata Jaksa yang Pernah Periksa Presiden |
|
|---|
| Heboh Pria Israel Punya KTP Cianjur dan Mau Beli Tanah di Indonesia, Ini Penjelasan Bupati |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Bakal Copot Sekda Jika Data Menkeu Purbaya Benar Soal Dana Nganggur di Bank |
|
|---|
| Silang Pendapat Menkeu Purbaya vs Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Berawal dari APBD Nganggur di Bank |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Dedi-Mulyadi-dalam-sambutannya-sebelum-mengukuhkan-masyarakat-adat-di-Majalengka.jpg)