Berita Viral

Geger, Tersebar Video Durasi 9 Detik Pasangan Berhubungan Intim, Yang Wanita Disebut Profesinya Guru

Polisi masih menyelidiki kasus video tak pantas itu . Dari kesaksian warga dikatakan jika yang perempuan adalah guru

Editor: Budi Rahmat
Foto/Net
VIDEO TAK SENONOH- Viral sebuah video yang memperlihatkan pasangan yang berhubungan intim di Bone. yang perempuan disebut guru 

Sementara wanita yang satunya lagi duduk di sofa dengan meminum minuman beralkohol.

Wanita tersebut sampai sempoyongan saat berjalan ke luar ruangan karaoke. 

Musik pun nampak tengah diputar, sementara lampu berwarna ungu kemerahan juga terlihat menyala dalam ruangan. 

Video itu kemudian beredar di media sosial WhatsApp grup dan Facebook (FB) sejak Senin (12/5/2025).

Bahkan salah satu pemilik akun FB @Abrina Persada New meminta pemerintah daerah setempat bertindak dengan beredarnya video mesum yang dilakukan warga di Wakatobi.

Dalam unggahannya, ia mengeluh terkait dengan ramainya rekaman video viral yang beredar di media sosial membuat warga resah. 

"Yang terhormat Bupati Wakatobi agar memperhatikan daerah kita. Daerah kita bukan barat. Baru-baru beredar video yg sangat tidak pantas kasian generasi muda Wakatobi.

"Kami Pemuda asli Wakatobi mendesak bupati dan wakil bupati agar bertindak atas video senonoh ini," tulis pemilik akun.

Masturbasi Sambil Live

Perempuan muda berinisial DER (21), warga Desa Kunir, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar mendapat ganjaran akibat rutin tayangkan kegiatan asusila terhadap diri sendiri.

Ia ditangkap polisi pada awal Maret 2025 lalu atas sangkaan melakukan tindak pidana pornografi.

DER yang merupakan alumnus sebuah sekolah SMK di Kota Blitar itu disebut rutin tampil dalam siaran langsung (live streaming) melalui platform media sosial.

Dalam tayangannya, selalu adegan telanjang.

Tak hanya itu ia melakukan kegiatan masturbasi dengan tujuan mendapatkan imbalan dari penonton.

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudho Titus Uly mengatakan bahwa DER mendapatkan penghasilan sebesar sekitar Rp 400.000 setiap kali melakukan siaran langsung.

“Sekali melakukan live telanjang dan masturbasi, tersangka bisa dapat Rp 414.000. Padahal dalam sehari dia bisa live beberapa kali sehingga penghasilannya bisa mencapai Rp 40 juta per bulan bahkan lebih,” kata Yudho pada konferensi pers, Selasa (25/3/2025) sore.

Yudho menyampaikan bahwa DER melakukan live streaming adegan telanjang dan masturbasi menggunakan platform media sosial Tevi.

Namun, dia memiliki metode tersendiri guna menarik jumlah penonton yang lebih banyak dalam waktu cepat.

DER membuka siaran langsung di platform TikTok.

Di platform itu dia tampil dalam busana pakaian tidur.

Setelah jumlah penonton mencapai sekitar 1.000 orang, DER mengajak penonton TikTok-nya berpindah ke Tevi.

Di platform itu ia menjanjikan adegan telanjang dan masturbasi bagi penonton yang mau memberikan tiga bintang.

Ratusan orang yang sudah terpukau umpannya, berhasil digiringnya pindah ke Tevi.

“Jadi dia mengubah settingan di aplikasi sehingga tersisa 600-an orang saja yang bisa menonton siaran langsung itu. Dengan jumlah penonton itulah tersangka memulai adegan telanjang dan masturbasinya,” kata Yudho.

Di aplikasi Tevi, kata dia, satu star bernilai Rp 230 sehingga tiga star bernilai Rp 690.

Dengan 600 penonton, maka DER mendapatkan penghasilan Rp 414.000 untuk sekali siaran live.

Yudho mengatakan bahwa DER telah menjalani aktivitas itu sejak Agustus 2024 dan telah meraup total sekitar Rp 300 juta.

“Tersangka melakukan aktivitas itu di kamarnya dengan ponsel yang dipasang di tripod,” ungkapnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved