Jumat, 24 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Bermula dari Resep Keluarga, Mie Sagu Mak Cio Kini Diincar Pasar Luar Negeri

Roemah Mie Sagu Bengkalis Makcio kini fokus pada produksi mie sagu instan dan bumbu serbaguna khas Melayu

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Sesri
FOTO/DOK
MIE SAGU INSTAN - Roemah Mie Sagu Bengkalis Makcio kini fokus pada produksi mie sagu instan dan bumbu serbaguna khas Melayu 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Riau memang terkenal dengan kekayaan budaya dan kuliner khas Melayu.

Di tengah banyaknya jenis kuliner tersebut, mie sagu menjadi salah satu ikon yang semakin populer belakangan ini.

Salah satu usaha kuliner khas Bengkalis yang mencuri perhatian di Pekanbaru yakni Mie Sagu Mak Cio yang berlokasi di Jalan Teratai Atas Nomor 202, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru.

Pemilik usaha yang juga menjadi sosok di balik nama besar Roemah Mie Sagu Bengkalis, Mak Cio itu bernama Nur Fitria.

Wanita berusia 42 tahun ini merupakan seorang alumni Sarjana Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bengkalis, dulunya bekerja sebagai karyawan swasta di sebuah perusahaan konsorsium di Bengkalis.

Setelah 14 tahun bekerja, pada tahun 2014 ia memutuskan untuk resign dan pindah ke Pekanbaru mengikuti suami yang bertugas di kota ini.

Merasa tak nyaman hanya menjadi ibu rumah tangga, ia mulai mencoba usaha kecil-kecilan.

Atas saran teman, ia mendirikan kedai makan yang mengusung ciri khas kuliner Bengkalis.

Dimulai pada tahun 2015, usaha ini terus berkembang hingga kini dikenal luas, bahkan menjadi tempat rujukan untuk oleh-oleh dan sajian tradisional khas Riau.

Roemah Mie Sagu Bengkalis Makcio kini fokus pada produksi mie sagu instan dan bumbu serbaguna khas Melayu yang diracik dari ikan bilis, ebi, dan rempah tradisional tanpa tambahan penyedap buatan.

Baca juga: Wako Pekanbaru Kumpulkan Jukir di Kuliner Malam Cut Nyak Dien, Larang Pungut Parkir di Atas Tarif

Baca juga: Mi Sagu Boedjang, Kuliner Instan dari Kepulauan Meranti Riau dengan Bahan Unggulan

Dari dapur kecilnya, mie sagu Mak Cio perlahan berkembang menjadi cita rasa yang tak hanya menggugah selera, tapi juga membangkitkan nostalgia. Sementara nama Mak Cio sendiri diambil dari nama anak pertama Nur Fitria.

“Awalnya ada pelanggan yang memanggil saya 'Mak Cio-Mak Cio'. Lama-lama nama itu melekat dan akhirnya jadi merek usaha kami,” ujarnya sambil tersenyum.

Roemah Mie Sagu Bengkalis Makcio juga menciptakan inovasi menu mie sagu kuah miso rempah.

Perpaduan mie sagu dengan kuah miso yang terbuat dari kaldu sapi dan rempah-rempah ini menghadirkan cita rasa baru yang unik dan disambut antusias oleh para pecinta kuliner.

Melalui semangat pelestarian budaya dan inovasi, Nur Fitria berhasil mengangkat kuliner tradisional menjadi produk unggulan yang tidak hanya disukai masyarakat lokal, tapi juga memiliki potensi menembus pasar global. Kisahnya menjadi bukti bahwa dari dapur sederhana pun, mimpi besar bisa dimulai.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved