Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Karhutla di Riau

Karhutla di Salo Marak tapi Belum Ada Tersangka, Ini Kata Kapolres Kampar

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, tak kurang dari 20 kasus sejak Januari hingga Agustus 2025 ini.

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Sesri
FOTO/DOK
Pemadaman Karhutla Desa Salo Timur Kecamatan Salo 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Salo kian marak, tetapi belum ada pelaku pembakaran yang terungkap. 

Kecamatan Salo menjadi wilayah dengan jumlah kebakaran hutan terbanyak di Kampar.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, tak kurang dari 20 kasus sejak Januari hingga Agustus 2025 ini.

Salo berbatasan langsung dengan Ibukota Kampar, Bangkinang Kota. Berlokasi tak begitu jauh dari pusat pemerintahan.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kampar, AKBP. Boby Putra Ramadhan Sebayang tak menampik belum ada pelaku pembakaran di Salo yang terungkap. 

Meski begitu, ia menyatakan, pihaknya telah menetapkan sebanyak sembilan tersangka pembakaran dari beberapa kasus yang terjadi.

"Yang di Salo, kita masih lidik. Kita terus berupaya," katanya kepada Tribunpekanbaru.com ketika dimintai tanggapan terkait karhutla di Salo, Selasa (19/8/2025).

Baca juga: 19 Ha Lahan Terbakar di Salo Kampar pada Momen HUT Kemerdekaan, Termasuk Kawasan Wisata Sungai Hijau

Baca juga: 2 Lokasi Karhutla di Kampar Menyala Sejak Hari Kemerdekaan, Helikopter Bom Air Dikerahkan

Ia mengatakan, Polres juga melakukan upaya-upaya penanganan selain penegakan hukum. Pihaknya bekerja sama dengan lembaga lain untuk melakukan pemadaman.

"Kita sudah berupaya melakukan pemadaman lebih dahulu, sehingga tidak meluas," ujarnya. 

Menurut dia, lahan yang terbakar tidak ditanami. Pernyataan ini menanggapi pemberlakuan status quo terhadap lahan yang terbakar. 

"Kalau berani ditanami, berarti dia pelakunya. Inilah yang sedang kita lidik," tegasnya.

( Tribunpekanbaru.com/Fernando Sihombing)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved