TOPIK
Kasus Dugaan SPPD Fiktif
-
Muflihun menjadi satu dari beberapa saksi yang sudah menjalani pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Riau terkait kasus dugaan korupsi SPPD fiktif
-
Selebgram Hana Hanifah, diketahui hingga kini belum mengembalikan uang korupsi SPPD fiktif di Sekretariat DPRD Riau.
-
ombes Ade Kuncoro Ridwan, mengonfirmasi bahwa kasus ini tak hanya melibatkan satu, melainkan lebih dari satu tersangka.
-
Hingga saat ini masih ada yang belum mengembalikan uang aliran dana SPPD fiktif, yang saat ini kasusnya korupsinya masih bergulir di Polda Riau
-
Reskrimsus Polda Riau, berencana untuk menerapkan pasal TPPU dalam kasus mega korupsi SPPD fiktif di Sekretariat DPRD Riau.
-
Kasus korupsi di sekretariat DPRD Riau menyita perhatian banyak pihak, apalgi hingga kini mama tersangka mesih tanda tanya.
-
Penyidikan kasus dugaan korupsi SPPD fiktif di Sekretariat DPRD Riau, akan memasuki babak baru.
-
Sejumlah pegawai di Sekretariat DPRD Riau mengaku was-was jelang adanya penetapan status tersangka, kasus SPPD Fiktif oleh Polda Riau. Mengapa?
-
Penyidik Polda Riau terus menggesa penanganan dugaan korupsi SPPD fiktif di Setwan atau DPRD Riau.
-
Dirreskrimsus Polda Riau memberikan bocoran terkait besaran kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi SPPD fiktif Sekretariat DPRD Riau
-
Update Penanganan Kasus Korupsi SPPD Fiktif di Sekretariat DPRD Riau, Penetapan Tersangka Dalam Waktu Dekat
-
Audit kerugian keuangan negara atas kasus dugaan korupsi SPPD fiktif di Sekretariat DPRD Riau sudah selesai dilakukan oleh tim auditor dari BPKP Riau.
-
Proses kerugian keuangan negara dalam kasus korupsi SPPD fiktif di Sekretariat DPRD Riau, dikabarkan telah tuntas.
-
Eks PJ Wali Kota Pekanbaru, Muflihun, kembali menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi SPPD fiktif di Setwan atau DPRD Riau.
-
Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil audit final dari BPKP Riau sebelum melanjutkan proses penyidikan.
-
Penyidikan kasus dugaan SPPD fiktif di Sekretariat DPRD Riau hingga saat ini masih terus berproses.
-
Berdasarkan hasil penghitungan manual penyidik, nilai kerugian negara dalam kasus PPD fiktif di Sekretariat DPRD Riau mencapai Rp162 miliar.
-
Selebgram Hana Hanifah, diketahui belum mengembalikan uang korupsi SPPD fiktif Sekretariat DPRD Riau hampir Rp1 miliar.
-
Penyidik Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Riau periksa ahli, terkait dengan penyidikan kasus dugaan korupsi SPPD fiktif di Setda DPRD Riau.
-
Kasus dugaan korupsi ini juga menyeret mantan Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun, yang menjabat sebagai Sekretaris DPRD Riau pada 2020-2021.
-
Muflihun mengklaim, ada tanda tangannya yang dipalsukan dalam dokumen SPPD Sekretariat DPRD Riau.
-
Polda Riau secara beruntun melakukan pemeriksaan pada eks PJ Walikota Pekanbaru, Muflihun . Lalu bagaimana perkembangan kasusnya ?
-
Muflihun mengklaim, ada tanda tangannya yang dipalsukan dalam dokumen SPPD Sekretariat DPRD Riau.
-
Eks PJ Wali Kota Pekanbaru, Muflihun, kembali diperiksa penyidik Polda Riau soal kasus dugaan korupsi SPPD fiktif di Sekretariat DPRD Riau.
-
Hingga kini 242 pegawai, yang terdiri dari ASN, tenaga ahli,Honorer di Setwan DPRD Riau, telah mengembalikan sebagian uang yang diduga hasil korupsi
-
Sebanyak 37 orang pegawai Sekretariat DPRD Riau, sama sekali belum mengembalikan uang korupsi SPPD fiktif yang sudah mereka terima dan nikmati.
-
Penyidik Polda Riau, sampai saat ini masih menunggu itikad baik pegawai Sekretariat DPRD Riau, untuk dapat mengembalikan uang korupsi SPPD fiktif
-
Selebgram Hana Hanifah, belum mengembalikan uang diduga hasil korupsi SPPD fiktif Sekretariat DPRD Riau ke penyidik.
-
Tercatat total pegawai Sekretariat DPRD Riau yang sudah mengembalikan uang hasil rasuah kasus SPPD fiktif, jumlahnya mencapai 218 orang
-
Dari sebelumnya data 401 orang, baru 170 pegawai, staf dan Tenaga Ahli yang mengembalikan kerugian negara dari SPPD fiktif tersebut.