Pilpres 2019

Soal Deklarasi Capres yang Tertunda, Sandiaga: Awalnya Prabowo Ingin Madeg Pandita

Namun saat itu, Sandiaga dan politikus Gerindra lainnya meyakinkan bahwa Prabowo adalah sosok presiden yang diinginkan rakyat.

Soal Deklarasi Capres yang Tertunda, Sandiaga: Awalnya Prabowo Ingin Madeg Pandita
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto didampingi Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno 

TRIBUNPEKANBARU.COM Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno mengatakan sempat ada keengganan dari Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto untuk maju dalam pilpres.

Kata Sandiaga, Prabowo merasa sudah terlalu tua.

"Jadi dia sampai kemarin tiga hari lalu saya malam di situ, dia bilang

'Sebetulnya ini waktu kalian-kalian ini.

Waktu saya mesti madeg pandita'," kata Sandiaga menirukan ucapan Prabowo di Balai Kota, Jumat (11/5/2018).

Namun saat itu, Sandiaga dan politikus Gerindra lainnya meyakinkan bahwa Prabowo adalah sosok presiden yang diinginkan rakyat.

Prabowo pun akhirnya memutuskan maju.

"Tapi sekarang partai sudah menugaskan, dan kamu-kamu yang ini sudah menugaskan saya menjadi capres di koalisi ini.

Jadi saya wajib hukumnya untuk melaksanakan mandat dari Gerindra dan untuk berbicara dengan koalisi yang lain," kata Sandiaga kembali menirukan ucapan Prabowo.

Baca: Simpel dan Mudah Didapat, 3 Bahan Rumahan Ini Bisa Bantu Hilangkan Bulu Ketiak

Baca: Polres Inhu Salat Gaib untuk 5 Anggota Polri yang Gugur Pada Kerusuhan di Mako Brimob

Baca: Sosok Ini Dinilai Paling Potensial ‘Tumbangkan’ Jokowi, Peneliti Ungkap 3 Alasan

Baca: Instagram Punya Fitur Baru, Sudah Coba? Menarik Lho

Baca: Makna Angka 212 pada Dada dan Senjata Wiro Sableng, Filosofinya Keren

Baca: Pemprov Riau Terapkan Sistem Single Salary, Ini Penjelasan Sekda Ahmad Hijazi

Sandiaga mengatakan, usia Prabowo yang sudah 67 tahun pada 2018 ini seharusnya tak jadi masalah.

Ia mencontohkan, Perdana Menteri Malaysia yang baru terpilih, Mahathir Mohamad, berusia 92 tahun dan jadi pimpinan pemerintahan terpilih yang tertua.

"Bukan siapa capresnya, cawapresnya. Tapi buktinya Pak Mahathir 92 (tahun) bisa gini karena beliau menyampaikan kekhawtirannya terhadap pemerintahan yang bersih, terhadap biaya hidup," ujar Sandiaga.

"Saya harapkan elite kita terutama di koalisi yang medukung Pak Prabowo begitu juga," tutup Sandiaga.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sandiaga: Awalnya Prabowo Ingin "Madeg Pandita" https://megapolitan.kompas.com/read/2018/05/12/07573801/sandiaga-awalnya-prabowo-ingin-madeg-pandita.

Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help