Kampar

Diduga Lakalantas Tunggal, Warga Perhentian Raja Temukan Mayat Terhimpit Sepeda Motor Di Dalam Parit

Kita telah menghubungi keluarganya dan diceritakan bahwa korban seorang pengidap penyakit Epilepsi

Diduga Lakalantas Tunggal, Warga Perhentian Raja Temukan Mayat Terhimpit Sepeda Motor Di Dalam Parit
Tribun Pekanbaru/Grafis/Didik
kecelakaan sepeda motor tabrakan jatuh lakalantas 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com ; Ikhwanul Ruby

TRIBUNPEKANBARU, KAMPAR - Warga Desa Kampung Pinang Kecamatan Perhentian Raja gempar setelah menemukan mayat terhimpit sepeda motor di parit sisi jalan menuju kawasan wisata Pulau Cinta Desa Kampung Pinang Kecamatan Perhentian Raja, Kamis (24/1) sore.

Diketahui mayat diketemukan warga desa bernama Abdul Rahman (28 tahun) bekerja sebagai pekerja harian lepas bagian Loundry di Rumah Sakit Eka Hospital Pekanbaru.

Mayat yang diketemukan tersebut merupakan warga Jalan Bakti Husada Kelurahan Kulim Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru.

Jenazah ini pertama kali ditemukan oleh saksi Ardi yang kebetulan lewat disekitar TKP.

Baca: Adu Kambing Antara Truk Tronton-Minibus Di Jalintim, Pasangan Suami Istri Dari Arah Jambi Tewas

Baca: Ambulan Tabrak Avanza. Pasien yang Hendak Dibawa Ke Rumah Sakit Tewas di Tempat

Baca: Kecelakaan Maut Mobil Dinas Vs Ambulance, Kepala Dinas dan 2 Orang Meninggal, Ini Kronologinya

Kapolsek Perhentian Raja, Iptu Zulfatriano mengatakan diketahuinya ada mayat tersebut saat saksi, Ardi melihat seseorang terhimpit sepeda motor ditepi parit sisi jalan menuju kawasan wisata Pulau Cinta Desa Kampung Pinang.

Mengetahui hal tersebut saksi memanggil korban namun tidak ada jawaban.

Merasa khawatir saksi kemudian memanggil rekannya Nurdin untuk bersama menghampiri korban dan mengecek kondisi mayat tersebut.

Setelah di cek ternyata korban telah meningal dunia, kedua saksi kemudian melaporkan kejadian ini ke aparat desa setempat serta Bhabinkamtibmas Desa Kampung Pinang.

Laporan tersebut kemudian diteruskan ke kepada Polsek Perhentian Raja untuk ditindaklanjuti.

Kuat dugaan korban tewas karena mengalami kecelakaan lalulintas tunggal.

Dugaan ini didasari tidak adanya tanda-tanda kekerasan ditubuh mayat tersebut serta diperkuat keterangan pihak keluarganya bahwa korban juga mengidap epilepsi.

Baca: VIDEO: Ambulans Pengantar Jenazah Ditarik Alat Berat Lantaran Jalan Rusak Berlumpur di Kampar Kiri

Baca: Ambulance Pengantar Jenazah di Kampar Kiri Hulu Riau Terjebak Seharian Akibat Jalan Rusak

"Kita telah menghubungi keluarganya dan diceritakan bahwa korban seorang pengidap penyakit Epilepsi," ucapnya.

Atas permintaan pihak keluarga, jenazah korban diserahkan langsung ke pihak keluarga.

Pihak keluarga menolak untuk dilakukan Visum dan Otopsi karena meyakini peristiwa ini murni kecelakaan.(*)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved