Berita Riau

Setiap Hari Ada Warga yang Menikah, Mereka Butuh Rumah, Ini Kata Kementerian PUPR RI

Setiap hari ada warga yang menikah, mereka butuh Rumah, terutama Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), ini kata Kementerian PUPR RI

Setiap Hari Ada Warga yang Menikah, Mereka Butuh Rumah, Ini Kata Kementerian PUPR RI
Tribun Pekanbaru/Firmauli Sialoho
Setiap Hari Ada Warga yang Menikah, Mereka Butuh Rumah, Ini Kata Kementerian PUPR RI 

Setiap Hari Ada Warga yang Menikah, Mereka Butuh Rumah, Ini Kata Kementerian PUPR RI

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Setiap hari ada warga yang menikah, mereka butuh Rumah, terutama Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), ini kata Kementerian PUPR RI.

Kepala Bagian Hukum dan Komunikasi Publik, Ditjen Pembiayaan Perumahan, Kementrian PUPR RI, Dedy S Budisusateyo mengatakan, untuk mengurangi angka kebutuhan rumah bagi MBR atau backlog yang mencapai 13,6 ribu unit.

Pemerintah pusat terus menggalakkan dengan program 1 juta rumah, dan rogram tersebut diharapkan setiap tahunnya dari berbagai skema bisa menekan angka backlog tersebut.

Baca: KEPALA DESA di Riau Cabuli Siswi SMP Ditetapkan Jadi Tersangka, Jabatan Kades Padekik akan Diisi Pjs

Baca: MAYAT AWAK KAPAL KM Rizki GT 6 Ditemukan Mengapung di Selat Malaka, Dibawa ke RSUD untuk Diotopsi

Baca: Tidak Hanya Melayani Coating, Otogard Juga Punya Produk Auto Care

"Tentu ini menjadi tugas rumah kita untuk menekan angka backlog, karena bagaimana pun angka backlog ini tetap ada, karena ini terkait terhadap pertumbuhan penduduk," kata Dedy saat menghadiri kegiatan pembinaan advokasi hukum terkait pembiayaan KPR bersubsidi di Hotel Alpha Jalan Imam Munandar Pekanbaru, Rabu (13/2/2019).

Sebab menurutnya setiap hari ada masyarakat berumah tangga yang membutuhkan rumah dengan begitu otomatis akan menjadi catatan kekurangan rumah untuk generasi baru.

"Memang program ini setiap tahun ada peningkatan, tapi tidak terpenuhi, tapi pada tahun 2018 bisa mencapai 1,1 juta unit rumah, selebihnya masih dibawah angka 1 juta," imbuhnya.

Pihaknya berharap adanya sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah, baik provinsi dan kabupaten dan kota untuk menyiapkan perumahan Kredit Pemilikan Rakyat (KPR) subsidi.

"Selain sinergi antar pemerintah, juga tak lepas sinergi dengan para teman-teman pengembangan perumahan KPR subsidi, dan perbankan sebagai penyelenggara kredit," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved