Berita Riau

Wajib Belajar 9 Tahun di Riau Belum Tuntas. Masih Ada Lulusan SMP yang Tak Lanjutkan Pendidikan

IPM di Riau masih di angka 8,7 tahun. Artinya, wajib belajar 9 tahun belum tuntas. Padahal, Riau telah mencanangkan Wajib Belajar 12 tahun.

Wajib Belajar 9 Tahun di Riau Belum Tuntas. Masih Ada Lulusan SMP yang Tak Lanjutkan Pendidikan
Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgio
AUDIENSI - Gubernur Riau, Syamsuar menerima audiensi yang dilakukan Dewan Pendidikan Riau, Kamis (14/3/2019) petang. Dalam pertemuan itu, gubernur menerima aspirasi terkait kondisi pendidikan di Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dewan Pendidikan Provinsi Riau memberikan sejumlah masukan kepada Gubernur Riau, Syamsuar dalam rangka memajukan pendidikan di Bumi Lancang Kuning. Masukan itu disampaikan dalam audiensi di kantor Gubernur Riau, Kamis (14/3/2019) petang.

Salah satunya menyangkut peningkatan mutu pendidikan.

Dari 13 orang anggota Dewan Pendidikan Provinsi Riau, delapan orang yang melakukan audiensi dipimpin ketuanya, Zulkarnain Noerdin, SH, MH, didampingi Prof M Nur Mustafa, MPd, (Wakil Ketua), Dr Fachri Ras (Sekretaris) serta anggota Dr Junaidi, Edi Yusrianto, MPd, Ir H Fendri Jaswir, MP, Almunir Syafi’i dan Khaidir Akmalmas.

“Kawan-kawan yang lain, mohon maaf, sedang berada di luar kota, dan salam untuk Pak Gubernur,” kata Zulkarnain.

Menurutnya, selama tiga tahun ini pihaknya telah mengkaji sejumlah persoalan pendidikan di Riau.

Baik itu pelayanan pendidikan secara umum, maupun kendala-kendala yang dihadapi dalam proses belajar mengajar.

Kajian itu juga telah didiskusikan dengan pemangku kepentingan dan telah disampaikan kepada Gubernur Riau melalui Dinas Pendidikan.

“Sayang belum semuanya menjadi kebijakan,” ujar staf pengajar Unilak ini.

Baca: Tanggapi Aspirasi Mahasiswanya, Rektor UIN Suska Mengaku Tak Berwenang Revisi UKT

Baca: JEMBATAN Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah Segera Dioperasikan, Ini Penjelasan Dinas PUPR Riau

Dr Fachri Ras menjelaskan, Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA Riau mencapai 78 persen.

Sedangkan nasional 82 persen. Artinya, ada 22 persen tamatan SMP yang tidak menyambung ke SMA. Ini belum tahu sebabnya dan kemana mereka. Begitu pula IPM Riau masih 8,7 tahun.

Halaman
123
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved