Jumat, 1 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Sumatra Barat

Kepala BNPB Resmikan Taman Edukasi Bencana di Padang

Sebagai daerah rawan bencana di Sumatera Barat, Kota Padang sebagai Ibu Kota provinsi, terus berupaya untuk melakukan mitigasi bencana.

Tayang:
Penulis: Rika Apriyanti | Editor: Ariestia
Istimewa
Ketua PPM Kota Padang Yudha Putra melihat sejumlah koleksi buku kebencanaan di Pustaka Taman Edukasi Bencana 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM - Sebagai daerah rawan bencana di Sumatera Barat, Kota Padang sebagai Ibu Kota provinsi, terus berupaya untuk melakukan mitigasi bencana.

Mulai dari simulasi hingga keberbagai pelatihan sadar bencana lainnya agar jatuhnya korban jiwa saat bencana terjadi, dapat diminimalisir.

Untuk meningkatkan agar upaya tersebut bisa berjalan maksimal, BNPB bersama Unand, Kementerian PUPR, Pemprov Sumbar dan Pemerintah Kota Padang, membangun Taman Edukasi Bencana di kawasan Danau Cimpagi Pantai Padang.

Baca: Mencuri Dua Bulan Lalu, Warga Pelalawan Ini Malah Ditangkap Saat Urus Surat Kehilangan

Selasa (1/5/2018) pagi, taman edukasi yang berada di bagian utara Danau Cimpago itu, resmi dimanfaatkan setelah Kepala BNPB Willem Rampangilei, meresmikan taman tersebut secara simbolis yang ditandai dengan penandatangan prasasti dan pengguntingan pita.

Kepala BNPB Willem menandatangani prasasti peresmian Taman Edukasi Bencana di Danau Cimpago Kota Padang
Kepala BNPB Willem menandatangani prasasti peresmian Taman Edukasi Bencana di Danau Cimpago Kota Padang (Istimewa)

Usai meresmikan taman edukasi tersebut, Willem mengatakan bahwa Taman Edukasi Bencana di Kota padang ini merupakan satu-satunya di Indonesia.

Ia pun berharap daerah lainnya juga bisa mejadikan taman ini sebagai pilot project bagi Pemerintah.

"Ini merupakan suatu inovasi yang bagus dan perlu dikembangkan di tempat-tempat lain. Ini bisa dijadikan plot projet dan templet untuk dibangun di tempat lain di Indonesia," kata Willem kepada wartawan termasuk Tribunpadang.com, Selasa pagi.

Menurutnya, Taman Edukasi Bencana ini memiliki nilai yang strategic dan sangat relevan. Sebab, ada tiga hal yang penting yang harus diketahui. Pertama, Indonesia merupakan negara yang amat sangat rawan bencana.

Baca: Heboh, Bocah Dihukum Mandi Oli Bekas Usai Ketangkap Mencuri, Terungkap Kisah Anak Bikin Pilu!

Kedua, kecendrungannya semakin meningkat, baik frekuensi maupun itensitas bencana itu sendiri, dan ini ditandai dengan dampak dari perubahan iklim. Bahkan dampak tersebut, sudah dirasakan tak hanya di Indonesia, tapi dunia.

"Dari tahun ke tahun, dampaknya semakin parah. Bahkan dampak dari perubahan iklim tersebut, juga ditemukan potensi bencana yang baru yang cukup signifikan," ujarnya.

Oleh sebab itu, purnawirawan bintang dua TNI Angkatan Laut itu berharap agar Taman Edukasi Bencana di Kota Padang harus dimanfaatkan secara kompreensif dan menyeluruh, sehingga dapat meningkatkan kesadaran atau budaya sadar bencana bagi masyarakat.

"Edukasi merupakan cara yang paling tepat dan efektif dalam rangka membangun kapabilitas dan kapasitas masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, yang sewaktu-waktu tidak tahu kapan datangnya," ucap Willem.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved