Breaking News:

Indragiri Hulu

Kasus Dugaan Tindak Pidana Politik Uang Caleg di Inhu Riau Dinaikkan ke Tingkat Penyidikan

Ketua Bawaslu Inhu mengungkapkan kesepakatan itu diperoleh pada saat rapat SG dua pada Selasa malam.

Istimewa
FOTO ILUSTRASI - Ketua KPU Inhu, Yenni Mairida dan Ketua Bawaslu Inhu, Dedi Risanto serta perwakilan Polri dan TNI menerima kiriman surat suara yang tiba di kantor KPU Inhu, Jumat (15/3/2019) dini hari. 

Dedi menjelaskan, sesuai aturan masa waktu penyidikan di tingkat Kepolisian hanya 14 hari.

Selanjutnya kasus tersebut dilimpahkan ke tingkat Kejaksaan.

Terkait penetapan tersangka, Dedi berkata hal tersebut bukan wewenang Bawaslu Inhu.

Baca: Rezeki Tak Terduga Saat Perlu Uang, Tak Sengaja Tersandung Bongkahan Emas Saat Jalan

Oleh karena itu, hingga saat ini belum ada tersangka dalam dugaan tindak pidana politik uang yang dilakukan oleh Caleg Gerindra Dapil IV Inhu tersebut.

Dedi melanjutkan, sesuai dengan aturan yang terkandung dalam Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu), terlapor dalam kasus ini atas nama Editrias Prananda terancam hukuman pidana penjara maksimal empat tahun dan denda maksimal Rp 48 juta.

Sementara itu, Sentra Gakkumdu Inhu saat ini masih memproses dugaan penggelembungan suara Caleg PPP Dapil satu Inhu.

Dedi berkata pihaknya batas waktu penanganan di Sentra Gakkumdu hanya sampai Jumat (17/5/2019).

Namun sangat disayangkan, bahwa Caleg PPP berinisial DN dan SU yang merupakan saksi dalam kasus ini tidak pernah datang untuk memenuhi undangan Sentra Gakkumdu.

Baca: CUCI GUDANG! 14 Pemain Real Madrid Diprediksi Hengkang, Termasuk Wonderkid Gagal

"Sudah kita undang tiga kali agar bisa hadir untuk diminta keterangannya terhadap kasus ini, namun yang bersangkutan tidak pernah datang," kata Dedi. (Tribuninhu.com/Bynton Simanungkalit).

Kasus Dugaan Tindak Pidana Politik Uang Caleg di Inhu Riau Dinaikkan ke Tingkat Penyidikan

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved