Berita Riau

Polda Bentuk Tim Militan untuk Awasi Masuknya Narkoba di Riau

Polda Riau akan membentuk tim-tim kecil yang akan dibagi untuk mengawasi masuknya narkoba. Terutama di titik rawan yang melewati jalur laut.

Polda Bentuk Tim Militan untuk Awasi Masuknya Narkoba di Riau
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Suhirman, didampingi wakilnya AKBP Andri Sudarmadi serta Kabid Humas Kombes Sunarto sedang memberikan keterangan terkait penangkapan tiga orang pria yang terlibat peredaran gelap Narkotika, Selasa (16/7/2019). Ketiga tersangka, masing-masing berinisial D, A dan BD dengan barang bukti Narkoba yang disita, 10 Kilogram Sabu dan 15.940 butir Ekstasi. (Tribunpekanbaru/Doddy Vladimir) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Suhirman menyatakan, pihaknya akan membentuk tim-tim kecil yang akan dibagi untuk mengawasi masuknya narkoba.

Terutama di titik rawan yang melewati jalur laut.

Polisi menilai, biasanya barang haram ini diselundupkan lewat pelabuhan tikus di sepanjang garis pantai Provinsi Riau yang memang jauh dari jangkauan dan pengawasan petugas.

Akibatnya, Riau bisa dibilang sudah menjadi daerah yang mengalami darurat narkoba.

Belum lagi, Riau termasuk kelompok provinsi teratas yang kerap dijadikan pintu masuk narkoba ke Indonesia.

Selain Riau ada Aceh, Sumatra Utara, Kalimantan Barat, dan Jakarta.

"Riau punya pantai timur yang sangat panjang dan berhubungan langsung dengan Malaysia. Ini yang menjadi jalur sutra peredaran narkoba. Maka Riau pun dijadikan tempat masuk, untuk kemudian disalurkan ke daerah lain Indonesia. Maka dari itu, kita akan membentuk tim-tim kecil ulet dan militan, supaya pengungkapan bisa semakin kita maksimalkan," katanya, Sabtu (20/7/2019).

Baca: Belum Pulang ke Indonesia, Habib Rizieq Shihab Menikahkan Putrinya Syarifah Rufaidah di Mekkah

Baca: Link streaming Video Real Madrid vs Bayern Muenchen, Die Bayern Tidak Diunggulkan

Dibeberkan mantan Direktur Reserse Narkoba Polda Babel ini, bisa mengungkap semua jaringan narkoba ini, menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya.

Ada beberapa jaringan yang saat ini sedang dalam penyelidikan, untuk bisa segera diungkap.

Dipaparkan Suhirman, sebagian besar narkoba yang masuk ke Riau, berasal dari Negeri Jiran Malaysia.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved