Berita Riau Terkini

BREAKING NEWS: Sayembara Karhutla di Riau, Hadiah Rp 5 Juta Bagi Penangkap Pembakar Lahan

Polres Pelalawan menggelar sayembara kepada seluruh lapisan masyarakat barang siapa yang bisa menangkap tangan pelaku pembakaran lahan diberi hadiah.

BREAKING NEWS: Sayembara Karhutla di Riau, Hadiah Rp 5 Juta Bagi Penangkap Pembakar Lahan
Shutterstock
BREAKING NEWS: Sayembara Karhutla di Riau, Hadiah Rp 5 Juta Bagi Penangkap Pembakar Lahan 

BREAKING NEWS: Sayembara Karhutla di Riau, Hadiah Rp 5 Juta Bagi Penangkap Pembakar Lahan

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Setelah hampir dua bulan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melanda beberapa lokasi di Kabupaten Pelalawan Riau, upaya tim satgas gabungan baik darat maupun udara untuk memadamkan api belum teratasi sepenuhnya.

Polres Pelalawan meluncurkan trik terbaru dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.

Polres menggelar sayembara kepada seluruh lapisan masyarakat, barang siapa yang bisa menangkap tangan pelaku pembakaran lahan akan diberikan hadiah berupa uang tunai.

"Hadian Rp 5 juta bagu masyarakat yang dapat menangkap tangan pelaku pembakar lahan maupun hutan dengan barang bukti yang bisa diproses hukum," tulis Kapolres AKBP Kaswandi Irwan SIK dalam narasi sayembara yang diterima tribunpelalawan.com, Kamis (15/8/2019).

Kapolres Kaswandi menerangkan, sayembara itu dibuka selama bencana Karhutla dan kabut asap masih terjadi di Pelalawan.

Baca: Sang Ibu Jadi TKW ke Taiwan, Bayi 14 Bulan Tunggui Jenazah Ayahnya yang Sudah Membusuk

Baca: Kisah Sukses Elysia Wiyadhari, Gadis Cantik Ini Jadi Mahasiswi Ilmu Keperawatan di Usia 15 Tahun

Baca: VIDEO Detik-detik Penangkapan Preman Jakarta Umar Kei, Dicokok Saat Nyabu, Polisi Amankan Revolver

Baca: Video Vina Garut Trending Topic Twitter, Ada yang Tulis Ini Link Videonya

Pihak-pihak yang bisa melaporkan kasus tangkap tangan pelaku pembakaran bebas dari lapisan manapun seperti warga sipil, TNI, Polri, PNS, atau warga dengan latar belakang apapun.

Syarat laporan masyarakat yang diterima dan bisa diproses hukum yakni :

1. Pelaku yang tertangkap tangan saat membakar dengan mengamankan Barang Bukti (BB) berupa alat pembakar dalam bentuk mancis atau korek api maupun sejenisnya yang memenuhi unsur pelanggaran hukum.

2. Kemudian oknum yang tertangkap segera dilaporkan ke kepolisian terdekat untuk segera diproses.

"Jika laporannya memenuhi syarat untuk diproses hukum, langsung kita berikan hadiahnya Rp 5 juta. Dananya dari kantong saya pribadi, lebihnya laporan akan lebih bagus dan tidak ada masalah pembiayaannya bagi saya," tambah taruna Akpol tahun 1998 ini.

Kaswandi berharapdengan sayembara ini masyarakat bisa turut berperan dalam menangkap pelaku pembakaran lahan dan menunjukan jika oknum yang sengajar membakar hutan merupakan musuh bersama.

Sekaligus menjadi peringatan kepada warga yang masih menggunakan cara membakar untuk membuka lahan. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved