Siak

STORY - Seminggu Ricard Tidak Pulang ke Rumah Demi Padamkan Api di Rawang Air Putih Siak Riau

Ia bertahan bersama timnya yang bergabung dengan Manggala Agni di lokasi Karhutla untuk terus memadamkan api.

STORY - Seminggu Ricard Tidak Pulang ke Rumah Demi Padamkan Api di Rawang Air Putih Siak Riau
Istimewa
Petugas Manggala Agni dan Damkar BPBD Siak berjibaku memadamkan Karhutla di KM 80 Dayun, Jumat (2/8/2019). 

STORY - Seminggu Ricard Tidak Pulang ke Rumah Demi Padamkan Api di Rawang Air Putih Siak Riau

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Tim Pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kampung Rawang Air Putih, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Riau masih berjibaku di lokasi Kebakaran, meski hujan turun pada Kamis (15/8/2019) pagi.

Mereka tetap memastikan kondisi lahan terbakar di kampung itu benar-benar padam total.

Ricard (42), sudah seminggu tidak pulang ke rumahnya di Perawang.

Baca: Panglima TNI Siap Kerahkan Pesawat Hercules Bantu Padamkan Karhutla Riau, Sekali Angkut 10 Ton Air

Baca: Kantongi Identitas Mafia Tanah di Kawasan TNTN Riau, Menteri Siti Nurbaya Siapkan Langkah Hukum

Ia bertahan bersama timnya yang bergabung dengan Manggala Agni di lokasi Karhutla untuk terus memadamkan api.

Richard merupakan KoordinatorTim Reaksi Cepat (TRC) dan Regu Pemadam Kebakaran (RPK) dari APP Sinar Mas. Ia aktif berkoordinasi dengan tim lain untuk berjuang melawan titik-titik api yang terus menjalar ke kebun-kebun sawit masyarakat.

"Lebih 1 minggu anggota kita di lapangan ini dan memonitor sampai membantu pemadaman Karhutla di areal perkebunan sawit. Segala aktivitas pribadi kita laksanakan di lokasi ini," kata dia.

Pihaknya tidak tahu pemilik areal yang terbakar tersebut. Kata dia, biarlah pihak berwewenang yang menentukannya. Sebab, tugasnya hanya membantu memadamkam kebakaran itu.

"Di samping itu kita membantu masyarakat dan pemerintah daerah memadamkan api yang dil uar konsesi mitra perusahaan kita," kata dia.

Baca: Setahun Uang Makan Tak Kunjung Dibayar, Puluhan Pekerja Jalan Tol Pekanbaru-Dumai di Riau Bereaksi

Baca: STORY - Kisah Polisi di Riau yang Lebih Sering Dipanggil Pak Ustadz, Jadi Tempat Bertanya Masyarakat

Pihaknya juga berusaha menghambat api agar tidak masuk ke kawasan mitra perusahaan APP Sinar Mas. Richard turun bukan dengan tim kecil. Timnya sebanyak 170 orang, lengkap pula dengan peralatannya. Sebut saja pompa dan alat berat escavator.

Halaman
123
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved