Jubir KPK: Mantan Ketua DPRD Kampar Diperiksa Sebagai Saksi

KPK kembali melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, terkait penyidikan perkara dugaan korupsi pembangunan Jembatan Waterfront City Bangkinang.

Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, terkait penyidikan perkara dugaan korupsi pembangunan Jembatan Waterfront City Bangkinang, Kabupaten Kampar, Jumat (1/11/2019).

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah kepada Tribun menjelaskan, kemarin ada lima saksi yang diperiksa.

"Hari ini (kemarin) KPK mengagendakan pemeriksaan 1 saksi untuk tersangka IKS (I Ketut Suarbawa) dan 4 saksi untuk tersangka AN (Adnan) dalam tindak pidana korupsi pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan pembangunan jembatan Waterfront City multi years, pada Dinas Bina Marga dan Pengairan pemerintah Kabupaten Kampar tahun anggaran 2015-2016," urainya.

Disebutkan Febri, pemeriksaan digelar di Mako Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Riau. Belakangan diinformasikan ada juga yang diperiksa di Kantor Ditreskrimsus.

Salah satu saksi yang diperiksa katanya, adalah Ahmad Fikri, selaku mantan Ketua DPRD Kampar.

Pesan Wagubri: Pegawai Boleh Nongkrong di Kedai Kopi, Asalkan di Jam-jam Ini

Selanjutnya Chairussyah, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar periode April 2012-Januari 2014. Dua lainnya adalah Afrudin, Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Kampar, serta Fahrizal Efendi, Staf Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Kampar.

Kemudian ada juga nama Adnan, selaku PPK Waterfront City (MYC) di Kabupaten Kampar tahun 2015-2016, Dinas Pekerjaan Umum Kampar.

Tahun 2020, UMP Riau Naik 8,5 Persen Jadi Sebesar Rp 2.662.025

Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka I Ketut Suarbawa, Manajer Wilayah II PT Wijaya Karya (Persero) sekaligus Manajer Divisi Operasi I PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Adnan sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi yang menimbulkan kerugian negara sebesar Rp39,2 miliar itu.

Sehari sebelumnya, pada Kamis (31/10), KPK juga telah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang saksi.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved