Tower Tumbang

Tower Disdukcapil Tumbang Kena Badai, Peringatan BPBD Pelalawan Riau Hujan Petir dan Angin Kencang

Ternyata angin kencang yang datang mampu membuat tower jaringan KTP di kantor Disdukcapil Pelalawan tumbang.

Tower Disdukcapil Tumbang Kena Badai, Peringatan BPBD Pelalawan Riau Hujan Petir dan Angin Kencang
Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Seorang warga Pangkalan Kerinci mengangkat sebatang kayu yang tumbang menimpa mobilnya yang diparkirkan dibawah pohon, Rabu (20/11/2019). Diduga akibat hujan lebat bercampur angin kencang yang memandang Pelalawan. 

Tower Disdukcapil Tumbang Kena Badai, Peringatan BPBD Pelalawan Riau Hujan Petir dan Angin Kencang

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Insiden tower tumbang milik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pelalawan Riau pada Selasa (19/11/2019) lalu diperkirakan akibat diterpa badai.

Angin kencang yang bertiup seiring dengan turunnya hujan pada saat kejadian. Ternyata angin kencang yang datang mampu merobohkan menara jaringan KTP di kantor Disdukcapil hingga menimpa sebuah mobil dinas serta atap kantor.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, akhit November ini curah hujan semakin tinggi meski belum merata terjadi di seluruh daerah.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BKMG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait hujan yang cukup ekstrim.

"Perlu diwaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, dapat disertai petir dan angin kencang. Terjadi di sebagian wilayah Riau, termasuk Pelalawan," beber Hadi Penandio.

BREAKING NEWS: Tower Disdukcapil Pelalawan Riau Tumbang Ditiup Angin Kencang, Timpa Mobdin

Insiden menara tumbang di Disdukcapil diduga akibat angin kencang yang turun bersama hujan bisa dipetik sebagai pelajaran kedepan.

Masyarakat sebisa mungkin diminta untuk menghindari pohon, tiang listrik, atau benda-benda lain ketika berteduh saat hujan turun.

Bisa saja kayu atau benda sejenisnya tumbang akibat diterpa badai dan menimpa apa saja yang ada di dekatnya, temasuk kendaraan atau manusia.

Peluang terjadinya hujan masih terdeteksi hingga malam dan dini hari nanti. Masyarakat diimbau untuk menggunakan jas hujan atau pelindung tubuh lainnya jika beraktivitas di luar ruangan.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved