Perampok yang Lukai Driver GoCar di Pekanbaru Ditangkap di Bukittinggi, Motifnya Butuh Uang

Tersangka mengaku melakukan aksi itu, lantaran dipicu hutang yang menumpuk.Namun anehnya, mobil hasil curian itu tidak akan dijual oleh tersangka.

Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Kapolsek Tampan AKP Juper Lumban Toruan (paling kiri) saat memimpin ekspos pengungkapan kasus rampok yang menimpa driver GoCar di Pekanbaru, Kamis (26/12/2019). 

Korban ditusuk beberapa kali di bagian punggung, leher, dan juga kepala. Saat itu korban berupaya melakukan perlawanan.

"Namun karena posisinya membelakangi, korban akhirnya kalah. Korban kemudian memberhentikan mobil dan buru-buru menyelamatkan diri keluar dari pintu mobil sebelah kiri. Sementara pelaku langsung melarikan mobil korban dan juga satu unit handphone milik korban merk Oppo A5 2020," sebutnya.

Korban kemudian pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis akan luka yang dideritanya. Setelah itu, korban melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Tampan.

Lebih jauh dipaparkan Juper, pihaknya lantas melakukan penyelidikan untuk mengungkap tersangka.

Pada 23 Desember, akhirnya petugas mendapatkan titik terang keberadaan tersangka.

Yakni di daerah Bukittinggi, Sumatra Barat.

"Awalnya kita telusuri dari handphone milik korban yang dicuri tersangka. Ternyata handphone itu sudah dijual kepada teman tersangka, saksi seorang anak dibawah umur berinisial RK seharga Rp1,5 juta," ucapnya.

Dari sana diungkapkan Juper, perburuan terhadap tersangka terus dilakukan. Sampai akhirnya tersangka berhasil ditangkap di Bukittinggi.

Dari hasil pemeriksaan diterangkan Juper, terungkap jika awalnya tersangka mencoba memesan taksi online dengan aplikasi Maxim.

"Namun karena tidak kunjung dapat, dia pakai aplikasi GoCar. Itu pun sempat dicancel satu kali. Tapi karena hanya korban yang online, akhirnya diterima korban," urai Juper.

Halaman
123
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved