Breaking News:

Surat Kesehatan Palsu Dijual hingga Rp 100 Ribu di Gilimanuk, Tangguk Keuntungan di Tengah Pandemi

Sebanyak 7 pelaku ditangkap polisi karena memperjualbelikan surat kesehatan palsu di sekitar Pelabuhan Gilimanuk, Bali

Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Unggahan tentang jual beli surat kesehatan palsu di Pelabuhan Gilimanuk. (Istimewa/kompas.com) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JEMBRANA - Kebijakan pemerintah yang mewajibkan orang bepergian mengantongi surat kesehatan dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab.

Mereka memanfaatkan untuk menangguk keuntungan

Caranya, pelaku menjual surat kesehatan palsu.

Sebanyak 7 pelaku ditangkap polisi karena memperjualbelikan surat kesehatan palsu di sekitar Pelabuhan Gilimanuk.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Syamsi mengatakan, pelaku menjual surat tersebut kepada para pemudik yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa.

Jelang PSBB Lima Daerah,37 Mahasiswa Asal Kepulauan Meranti yang Berada di Pekanbaru Dijemput Pulang

Masa Sih Anak Artis Digigit Tungau? Kepala Kiano Bentol-bentol, Paula Verhoeven Omeli Baim Wong

Kerugian Ditaksir Rp 4 Miliar, Kapal Putra Sejahtera Karam di Sungai Siak, Begini Kronologisnya

Mereka memanfaatkan SE Nomor 4 Tahun 2020 tentang kriteria pembatasan perjalanan orang dalam rangka percepatan penangangan Covid-19.

"Mereka membuat dan menjual surat keterangan kesehatan palsu dan dijual kepada para pengguna pelabuhan Gilimanuk," kata Syamsi, dalam keterangan tertulis, Jumat (15/5/2020) siang, seperti dikutip dari Kompas.com.

Penangkapan pertama bermula dari viral di media sosial tentang adanya penjual surat kesehatan palsu di Pelabuhan Gilimanuk pada Selasa (12/5/2020).

Dari sana, polisi kemudian mengamankan Widodo (38), Ivan Aditya (35), Roni F (25), dan Putu EA (31), pada Kamis (14/5/2020).

Saat itu, Widodo mendapatkan blanko surat kesehatan kosong di jalan dekat Pelabuhan Gilimanuk.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved