Breaking News:

Kuansing

Soal Pacu Jalur, Disparbud Kuansing Riau : Nggak Ada Istilah Diundur, Sudah Final Batal

Beberapa pihak di Kuansing berharap Iven Pacu Jalur hanya diundur pelaksanaannya di Bulan Oktober, namun Disparbud Kuansing menegaskan hal itu batal.

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: CandraDani
Tribun Pekanbaru/Palti Siahaan
Pertandingan pacu jalur 2019 di Sungai Kuantan, Kuansing, Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Beberapa tim peserta pacu jalur di Kuansing menerima keputusan pemerintah soal pembatalan pacu jalur 2020. Namun disatu sisi, ada harapan pacu jalur tetap bisa digelar tahun ini.

Harapan tersebut disampaikan ketua Jalur Linggar Jati, Marwan. Jalur ini merupakan jalur asal Desa Pulau Kumpai, Kecamatan Pangean.

"Kita dukung keputusan pemerintah. Tapi kalau bisa digeser saja ke September atau Oktober," kata Marwan, Senin (8/6/2020).

Apalagi, katanya, pada Oktober tersebut merupakan ulang tahun Pemkab Kuansing. Sehingga menggelar pacu jalur itu sangat tepat.

Pacu Jalur Tingkat Nasional Dibatalkan, Pemkab Kuansing Tak Ingin Status Zona Hijau jadi Zona Merah

Jika Pacu Jalur Tetap Dilaksanakan, Bupati Kuansing Khawatir Susah Untuk Terapkan Protokol Covid-19

Dikatakannya, keputusan membatalkan pacu jalur 2020 yang akan digelar sejatinya Agustus, tidak bisa dipungkiri ada kekecewaan. Apalagi yang membuat jalur baru atau yang sudah memperbaiki.

"Kabarnya kan virus ini akan selesai September ini. Tapi itu kan harapan kita. Apapun putusan pemerintah, kita akan terima," katanya.

Sekretaris jalur Siposan Rimbo, Sudanto mengatakan untuk pelaksanaan pacu jalur di September atau Oktober tentunya akan melihat kondisi.

"Kita lihat keadaan saja lah," katanya.

Positif Dibatalkan

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan ( Disparbud) Kuansing, Indra Suandy mengatakan pacu jalur 2020 sudah final dibatalkan. Pihaknya pun segera mengirimkan surat pemberitahuan kepada pemerinta pusat dan Pemprov Riau.

"Enggak ada opsi diundur atau digelar September atau Oktober. Yang ada itu dibatalkan," katanya.

Pembatalan pacu jalur 2020 sendiri dilakukan karena pandemi covid-19 ini. Pemkab Kuansing yakin dalam perhelatan pacu jalur, tidak akan bisa menerapkan protocol covid-19.

Di Kuansing sendiri sejauh ini belum ada ditemukan kasus positif Covid-19. Ada memang kasus positif disebut di Kuansing, sayang, sang pasien berdomisili di Pekanbaru. Hanya saja, di identitas KTP, tertulis berdomisili di Kuansing.

Namun yang dikhawatirkan Pemkab Kuansing adalah para pendagang. Sebab setiap pacu jalur, daerah tetangga juga bngak datang, seperti Inhu, Kampar, Pekanbaru. Juga dari Sumbar seperti Dharmasraya dan Sijunjung.

Gubernur Riau Disebut Beri Lampu Hijau, Namun Penyelenggaraan Pacu Jalur Nasional 2020 Belum Jelas

Agenda Wisata Pacu Jalur Mini Diundur, Ini Penjelasan Kadisparbud Kuansing, Riau

Tetanga Kuansing tersebut semuanya berstatus zona merah covid-19. Kekhawatiran, akan terjadi penyebaran virus saat pelaksnaan pacu jalur.

Pacu jalur sendiri sebuah tradisi yang sudah berlangsung sejak ratusan tahun lalu. Perlombaan dari sampan kayu ini dilakukan di sungai Kuantan. (Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved