Breaking News:

Kasus Covid 19 Baru

Covid-19 Semakin Menggila di Siak Riau, Sehari Bertambah 11 Orang Terkonfirmasi Positif

Kasus ini terungkap merebak di Siak karena pelaksanaan rapid test dan swab yang dilakukan di Siak.

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di kabupaten Siak semakin menggila. Pada Selasa (21/7/2020) bertambah 11 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di kabupaten Siak.

Wakil Sekretaris II Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Siak L Budhi Yuwono dalam keterangan persnya, di Posko Gugus Tugas mengatakan, kasus ini terungkap merebak di Siak karena pelaksanaan rapid test dan swab yang dilakukan di Siak.

Selain itu ditambah dengan klaster Sumatra Selatan yang akan bekerja di PT Truba, subkontraktor PT Indah Kiat Pulp and Paper.

"Tambahan 11 orang terkonfirmasi positif itu merupakan rangkaian dari klaster mempura, Sumatra Selatan, Koto Gasib dan dinas pendidikan," kata dia.

Pada klaster Sumatra Selatan di kecamatan Tualang, terdapat 3 orang tambahan.

Total yang terkonfirmasi positif pada klaster ini sudah tercatat 10 orang.

Kemudian dari kecamatan Mempura bertambah 4 orang, Siak bertambah 2 orang dan di kecamatan Koto Gasib bertambah 2 orang.

"Klaster Mempura seorang Kakek, berawal dari aktifitas jemaah masjid," kata dia.

Sedangkan kasus di Dinas Pendidikan ditangani dengan cepat. Semua pegawai di Dinas Pendidikan Siak mengikuti rapid test dan swab test.

Sementara secara keseluruhan sejak seminggu belakangan ada 18 orang yang reaktif hasil rapid test.

Saat ini mereka menunggu hasil swabnya untuk penentuan apakah positif atau negatif Covid-19.

"Pemkab Siak juga menghentikan kegiatan di dinas pendidikan hingga akhir Juli ini dan menutup sejumlah tempat wisata," kata dia.

Selain itu, sekitar 5.000 orang tercatat sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Sedangkan total terkonfirmasi masi positif di kabupaten Siak sudah mencapai 34 orang, dengan tingkat kesembuhan baru 4 orang.

"Kita mengakui masyarakat belum lagi bisa berprilaku disiplin, sehingga rentan tertular virus. Yang penting sebenarnya adalah kesadaran diri, untuk selalu cuci tagan, pakai masker dan jaga jarak," kata dia. (Tribunpekanbaru.com/Mayonal Putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved