Breaking News:

Berbagi Link Film Perjuangan, Menpan Dikritik Sutradara Joko Anwar : Banyak Tautan Ilegal

Niat baik Menpan RB berbagi Link film perjuangan malah berujung kritikan. Menpan dinilai bagikan link ilegal

KOMPAS.com/IRA GITA
Joko Anwar diwawancara setelah peluncuran poster dan trailer My Generation, di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Selasa (10/10/2017). 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Tak mengira link film yang diupload di twitternya merupakan link Ilegal,
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo mendapat kritikan.

Adalah sutradara yang bernama Joko Anwar yang mengkritik soal tautan beberapa link film yang ada di twitter Menpan.

Joko secara menohok mengkritik soal tautan tersebut yang dinilainya adalah link Ilegal.

Menteri Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo
Menteri Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo (Seno Tri Sulistiyono/Tribunnews.com)

"Banyak tautan yg dibagikan di sini diunggah secara ilegal tanpa ijin pemilik hak cipta filmnya. Gak ada gunanya kita merayakan 75 tahun merdeka kalau mengambil hak orang lain, apapun alasannya. Gak mungkin juga mengedukasi rakyat ttg HAKI kalau pemerintahnya aja gak paham," tulis Joko Anwar.

Sebelumnya Menpan membagikan sejumlah link film Indonesia bertema perjuangan kemerdekaan melalui akun Twitter-nya @tjahjo_kumolo, Minggu (16/8/2020).

Ada puluhan link yang dibagikan Tjahjo. Seluruh link tersebut mengarah ke aplikasi berbagi
video, YouTube

Namun kicauan Tjahjo itu langsung mendapat sorotan dari sutradara film Joko Anwar.

Melalui akun Twitter @jokoanwar, ia mengatakan, banyak link film yang dibagikan politikus PDI-P itu merupakan praktik ilegal.

Saat dikonfirmasi Kompas.com, Tjahjo pun membenarkan akun twitter @tjahjo_kumolo yang membagikan tautan film itu adalah miliknya.

Ia mengaku mendapat kiriman link tersebut dari aplikasi berbagi pesan WhatsApp. Ia pun membagikan kembali puluhan link film tersebut di akun Twitter-nya.

"Saya mendapat kiriman dibeberapa WA saya. Saya berbagi saja karena dalam rangka HUT Proklamasi Kemerdekaan. Demikian maksud saya. Kalau salah saya akan minta maaf terbuka," kata Tjahjo saat dikonfirmasi kompas.com, Senin (17/8/2020).

Lewat akun Twitter-nya, Tjahjo pun sudah memberi penjelasan serupa dan menyatakan permohonan maaf kepada Joko Anwar.

"Saya sudah kirim via twit kepada sutradara. Saya mohon maaf karena saya dapat kiriman saya langsung berbagi saja via twit, tanpa berfikir tentang hak orang lain," tulis Tjahjo Kumolo.

Tjahjo Kumolo pun siap menulis surat permintaan maaf secara resmi jika diperlukan.(*)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com

Bikin Geger Warga, Mayat Ini Ditemukan Mengapung dan Hanyut di Aliran Sungai

Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved