Minggu, 26 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

DPRD Minta ke Pemko Agar Warga yang Punya e-KTP Pekanbaru, Bisa Gratis Tes Swab di Laboratorium

Pemko Pekanbaru sudah memastikan, ingin mengadakan laboratorium biomolekuler, untuk deteksi dan cek hasil Swab Covid-19.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Istimewa
Anggota DPRD Pekanbaru Robin Eduar SE MH 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemko Pekanbaru sudah memastikan, ingin mengadakan laboratorium biomolekuler, untuk deteksi dan cek hasil Swab Covid-19.

Bahkan anggarannya sudah disiapkan, dengan besaran Rp 5-6 miliar.

Seiring dengan hal tersebut, DPRD Pekanbaru meminta kepada Pemko, jika nanti laboratorium biomolekuler sudah dibeli dan dioperasikan di RS Madani Pekanbaru, agar memang bermanfaat bagi masyarakat.

"Kita minta nanti, kalau laboratorium biomolekuler sudah tersedia, maka kita sarankan kepada Pemko, agar bagi warga yang mengantongi e-KTP Kota Pekanbaru, bisa gratis tes di sana," kata Anggota Fraksi PDI-P DPRD Pekanbaru Robin Eduar SE MH, Minggu (4/10/2020) kepada Tribunpekanbaru.com.

Waspada, Makanan dan Minuman Ini Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh Anda

Permintaan yang diajukan Robin sangat masuk akal.

Di samping biaya swab sangat mahal berkisar Rp 1,6 hingga 1,8 juta perorang, juga alat laboratorium biomolekuler dibeli menggunakan APBD Pekanbaru, yang notabenenya uang tersebut bersumber dari masyarakat.

Sebab, jika sama saja dengan sebelumnya, sama halnya tidak membantu masyarakat.

Apalagi jika hanya mengandalkan masyarakat sendiri melakukan Swab mandiri, itu akan langka terjadi.

"Palingan, masyarakat yang punya uang saja yang mau Swab mandiri. Tapi harus kita ingat, warga Pekanbaru sendiri sampai sekarang, masih banyak yang hidup di garis kemiskinan. Jangan kan untuk Swab, untuk biaya sehari-hari saja udah sulit," terangnya lagi.

Lebih lanjut disampaikan Robin, sarannya ini juga sebagai bentuk untuk memutus mata rantai virus covid-19 di tengah masyarakat.

Karena, dengan banyaknya masyarakat melakukan Swab tes, maka penyebaran virus Covid-19 ini juga makin rendah.

"Tapi saran kami ini khusus bagi warga yang ber KTP Pekanbaru saja. Di luar itu, harus bayar dong," tambahnya.

Seperti diketahui, Pemko Pekanbaru sudah menganggarkan dana untuk penanganan Covid-19, ini tahun 2020 sebesar Rp 115 miliar.

Hingga September kemarin, dana itu baru terpakai sekitar Rp 56 miliar.

Selebihnya, masih disiapkan untuk penanganan kasus ini, bahkan sekitar Rp 5 sampai 6 miliar, disiapkan untuk membeli laboratorium biomolekuler.

"Kita harapkan sisa dana itu memang masih ada, dan saran kita agar masyarakat yang mempunyai e-KTP Pekanbaru bisa gratis Swab tes," katanya mengulang. (*)

--------------------------------------------------------

DPRD Dukung Pembangunan Wisata Bandar Kayangan, Komisi II: Untuk Tambahan PAD

DPRD Pekanbaru mendukung pembangunan wisata, di Danau Wisata Bandar Kayangan, Rumbai, Pekanbaru.

Bahkan legislator meminta agar tempat wisata ini, segera difungsikan dan disosialisasikan kepada masyarakat.

"Ya, pasti kita dukung. Apalagi ini nantinya bisa mendatangkan dan menambah PAD Kota Pekanbaru," kata Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru H Fathullah, Minggu (4/10/2020) saat dikonfirmasi Tribunpekanbaru.com.

Seperti diketahui, Pemko Pekanbaru akan menjadikan Bandar Kayangan menjadi wisata andalan di Kota Bertuah Madani.

Di sana nantinya akan dibangun jalur trek sepeda, spot-spot berfoto, juga akan bangun wahana sepeda gantung, ayunan, wahana permainan air, paralayang dan lainnya.

Kawasan danau ini akan dikelola oleh perusahaan BUMD yakni PT SPP (sarana pembangunan Pekanbaru). Perusahaan itu diproyeksi bisa menggesa pembenahan objek wisata tersebut dalam tahun 2020 dan 2021.

Lebih lanjut disampaikan Fathullah, pengelolaan Bandar Kayangan ini nanti, jangan hanya seremonial atau setengah hati. Tapi benar-benar dikelola dengan baik, sehingga masyarakat tertarik berkunjung ke sana.

"Itu tadi, buat lah senyaman dan seindah mungkin. Terutama bagaimana masyarakat tertarik untuk datang dan menjadikan Bandar Kayangan tempat favorit setiap weekend," pintanya.

 Jemaah Ibadah Umroh Perdana Sudah Tiba di Arab Saudi

 Kabar Duka, Dua Petugas Kesehatan Positif Covid-19, Bagaimana Tanggapan Gugus Tugas Covid-19?

 Seram, 2 Gadis Ini Membunuh Seorang Pria, Jasadnya Dimutilasi, Ternyata Ini Motif Mereka

Lebih dari itu, Politisi Partai Gerindra ini menginginkan, agar PT SPP yang mengelola ini, bisa berinovasi dan bisa mendatangkan investor lainnya.

"Kami minta jangan hanya teori saja. Tapi realisasikan seperti konsep yang sudah diwacanakan. Memang tidak mudah, tapi setidaknya pembuktiannya, masyarakat bisa datang ramai ke sana. Itu berarti bagus pengelolaan dan isi permainannya," sebut Fathullah lagi.

Sebelumnya, Dirut PT SPP Heri Susanto mengatakan, saat ini Bandar Kayangan sedang proses pembenahan. Secara bertahap pihaknya akan melakukan berbagai pembangunan sarana permainan di lokasi wisata alam tersebut.

"Saat ini kita mulai merapikan pinggiran sungai dan jalan menuju ke Bandar Kayangan. Selanjutnya merapikan jalan, yang dibantu oleh Dinas PUPR Pekanbaru," terangnya.

Setelah pinggiran danau dan jalan dirapikan, PT SPP akan melanjutkan pembangunan berbagai tempat permainan di kawasan Bandar Kayangan.

Pada Jumat pekan lalu, PT SPP bersama Pj Sekda M Jamil, Dispar, PUPR, BPKAD meninjau Bandar Kayangan, yang nantinya akan dijadikan sebagai wisata andalan di Kota Pekanbaru. Saat ini, kondisi kawasan itu sudah cukup baik, dari yang sebelumnya tidak tertata dengan baik. (*)

-----------------------------------------------------

Keluarga Penerima Manfaat Dapat Bantuan Beras 45 Kg, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Pekanbaru

Pengawasan terhadap masyarakat yang menerima bantuan sosial, Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) 2020, terus dilakukan kalangan dewan.

Setelah di beberapa tempat melakukan pengawasan, kini giliran penyerahan beras bantuan kepada KPM-PKH di Jalan Hangtuah Ujung, Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, yang diawasi legislator.

"Alhamdulillah, penyerahan yang dilaksanakan Kamis kemarin berjalan lancar. Kita sudah cek berasnya, bagus semuanya," kata Wakil Ketua DPRD Pekanbaru T Azwendi Fajri SE, Jumat (2/10/2020) kepada Tribunpekanbaru.

Penyerahan bantuan beras kemarin, juga dihadiri Kadis Sosial Pekanbaru Mahyudin, dan beberapa stafnya. Bantuan langsung diberikan kepada warga yang membutuhkan.

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru T Azwendi Fajri SE (dua dari kanan) di dampingi Kadis Sosial Mahyudin, saat mengecek beras bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) 2020, Kamis (1/10/2020) di Jalan Hangtuah Ujung, Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru T Azwendi Fajri SE (dua dari kanan) di dampingi Kadis Sosial Mahyudin, saat mengecek beras bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) 2020, Kamis (1/10/2020) di Jalan Hangtuah Ujung, Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. (TribunPekanbaru/Syafruddin Mirohi)

Berdasarkan data yang diperoleh DPRD dari Dinas Sosial Pekanbaru, jumlah warga yang menerima KPM sebanyak 13.671.

Mereka menerima bantuan untuk tiga bulan, yaitu Bulan Agustus, September dan Bulan Oktober.

Masing-masing penerima mendapatkan 15 Kg beras per bulan, dikali 3 bulan menjadi 45 Kg yang mereka terima.

 KUA PPAS APBD Murni 2021 Belum Dikirim ke DPRD Pekanbaru, Bapemperda: Kita Minta Pekan Ini

 Anggota DPRD Pekanbaru Ini Minta Tenaga Kontrak Penanggulangan Covid-19 Diberi Insentif Ekstra

 DPRD PEKANBARU: Rekomendasi DPRD Tak Mempan, Pengembang GFR Enggan Bongkar Taman di Atas Drainase

"Kita senang melihatnya. Karena di tengah covid-19, bantuan seperti ini sangat diperlukan masyarakat. Ini bentuk pengawasan kita. Kita harapkan sinergitas seperti ini terus terjadi," pintanya.

Kepala Dinsos Pekanbaru Mahyudin mengatakan, hingga kini sudah 9 kecamatan yang sudah disalurkan bantuan ini.

Namun, khusus Kecamatan Tenayan Raya, langsung disalurkan untuk 3 bulan.

Sehingga tinggal 2 kecamatan lagi yang belum, yakni Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir.

 DPRD Pekanbaru Desak Dishub Kejar PAD Dari Retribusi Parkir, Harus Berani Tertibkan Jukir Liar

 DPRD PEKANBARU: Ranperda MDTA Sudah Final Dibahas, Pansus Segera Mengesahkannya Jadi Perda

 DPRD PEKANBARU: Ranperda MDTA Sudah Final Dibahas, Pansus Segera Mengesahkannya Jadi Perda

"Penyaluran bantuan seperti ini, memang harus diawasi. Kami tidak alergi, kami butuh diawasi, tapi dukungan juga," pintanya.

Sekadar diketahui, bahwa Dinas Sosial butuh perhatian serius karena wajah Kota Pekanbaru itu ada di bidang sosial,

jika masyarakat Kota Pekanbaru banyak yang miskin akan menimbulkan permasalahan.

"Kita minta dukungan DPRD, agar diperhatikan anggaran untuk Dinas Sosial ini," harapnya.

(Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved