Babak Belur Dianiaya Aparat, Mahasiswa UGM Ini Dipaksa untuk Mengakui sebagai Provokator
Saat berusaha berlindung itu ia ditangkap aparat dan dibawa bersama demonstran lain ke atas gedung DPRD untuk dilakukan interogasi.
Namun terkait itu, pihak kepolisian langsung membantah informasi tersebut.
Polisi menyatakan isu Dody meninggal dunia hoax atau tidak benar.
Sudah sekitar 5 hari dirawat di rumah sakit, kondisi Dody kini berangsur pulih.
Ia sudah bisa berkomunikasi dengan cukup baik.
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya bersama Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Kabid Dokkes Polda Riau, Kombes Pol Priyo Kuncoro serta jajaran, datang menjenguk Dody pada Senin siang.
Para pejabat utama di lingkungan Polda Riau ini berbincang dengan sang ibunda, bahkan juga dengan Dody.
"Awalnya saya ditelfon sama kawannya, katanya, bu, Dody jatuh. Saya sama adiknya buru-buru ke Pekanbaru. Dody udah mau dirujuk ke Awal Bros waktu itu," kata ibunda Dody saat mengobrol dengan Kapolresta.
Ibunda Dody menuturkan, kondisi anaknya kini semakin membaik.
Baca juga: Ini Daftar Gubernur yang Tolak UU Omnibus Law, Tuntut Presiden Jokowi Lakukan Pembatalan
Baca juga: Ragukan UU Cipta Kerja Bisa Menarik Investor, Ekonom Sebut Pengusaha Lebih Sensitif Soal Korupsi
Ia pun memohon doa kesembuhan untuk sang anak.
Diterangkannya, Dody saat ini sudah bekerja di salah satu tempat potong hewan.
Ia belum menikah, karena merasa masih punya tanggungjawab untuk membantu adik-adiknya.
Dalam kesempatan tersebut, polisi yang hadir juga menyerahkan tali asih untuk Dody dan keluarga.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang menuturkan, pihaknya pada hari ini memang sudah menjadwalkan untuk menjenguk Dody.
"Menurut informasi dari ibunya, yang disampaikan temannya Dody terjatuh. Saat berunjuk rasa di depan gedung DPRD Riau. Kebetulan juga ada dari dokter rumah sakit Awal Bros Panam yang langsung merawat," paparnya.
Disebutkan Nandang, kondisi Dody sudah membaik dan pulih.
Baca juga: Walhi Curiga Presiden Jokowi Belum Baca Draf UU Cipta Kerja, Tampil ke Publik dan Main Bantah
Baca juga: MUI Keluarkan 7 Poin Taklimat Tolak UU Cipta Kerja Omnibus Law, Sesalkan Pemerintah dan DPR