Babak Belur Dianiaya Aparat, Mahasiswa UGM Ini Dipaksa untuk Mengakui sebagai Provokator

Saat berusaha berlindung itu ia ditangkap aparat dan dibawa bersama demonstran lain ke atas gedung DPRD untuk dilakukan interogasi.

Editor: CandraDani
AFP via Capture Aljazeera
pengunjuk rasa tolak UU Cipta Kerja diamankan 

Dari pengamatan langsung, Dody juga sudah bisa berkomunikasi dengan jelas, baik dengan kepolisian dan tim medis.

Kombes Nandang membenarkan, jika Dody ini sebelumnya sempat diisukan meninggal dunia.

"Ya betul, jadi kita cek sekarang, sudah berangsur sehat, kondisinya baik. Sudah bisa bicara. Beliau masih dirawat oleh tim rumah sakit Awal Bros dalam rangka pemulihan," tuturnya.

Sementara itu, dr. Rumatha Sihaloho, Humas rumah sakit Awal Bros menjelaskan, Dody kini masih menjalani serangkaian proses recovery atau pemulihan.

"Kita doakan bersama agar Dody bisa segera kembali pulih, berakvititas seperti biasa. Dody juga sudah dirawat oleh tim dokter spesialis yang melakukan penanganan sesuai kebutuhan," ucapnya.

Disinggung soal luka yang dialami pasien, ditegaskan dr. Rumatha, Dody ditangani oleh dokter spesialis mata dan THT (Telinga Hidung Tenggorokan).

"Mungkin terkait diagnosa pasien, itu kan berhubungan dengan kerahasiaan informasi medis. Namun yang kami sampaikan, proses recovery sangat baik, berjalan. Pengobatan dan tindakan yang diberikan juga sesuai kebutuhan pasien. Kami optimis Dody (kondisinya) bisa kembali seperti semula," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Riau pada Kamis lalu memang sempat memanas.

Massa aksi dan petugas kepolisian terlibat aksi saling dorong, bahkan berujung pada tindakan anarkis.(**)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dipaksa Mengaku sebagai Provokator, Mahasiswa UGM Babak Belur Dianiaya Aparat, Ini Faktanya" dan Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul Sempat Diisukan Tewas, Dody Wahyudhi Peserta Demo Tolak UU Cipta Kerja di DPRD Riau Berangsur Pulih

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved