Breaking News:

Bengkalis

Cetak Uang Palsu Pakai Printer di Rumah, Residivis di Mandau Dicokok dan juga Terlibat Curanmor

Tujuh kali keluar masuk bui tak membuat KUR jera. Polisi kembali mencokoknya karena mencetak dan mengedarkan uang palsu di Bengkalis.

Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir
Dua tersangka peredaran uang palsu diamankan Satreskrim Polres Bengkalis 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Seakan tidak pernah jerah, pria yang sudah tujuh kali menjadi residivis ini kembali ditangkap Polisi.

Kali ini pria berinisial KUR diamankan petugas Satreskrim Polres Bengkalis terkait dugaan peredaran uang palsu dan melakukan pencurian sepeda motor (Curanmor).

Kejahatan yang dilakukan tersangka ini diungkap Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, Kamis (26/11) sore saat gelar ekpos di depan Mapolres Bengkalis.

Baca juga: Pasangan Bau Kencur Kumpul Kebo, untuk Biaya Makan dan Kos, Si Cowok Tawarkan Ceweknya Via MiChat

Cetak Upal Pakai Printer Sendiri

Menurut Kapolres tersangka bersama rekannya mengusai uang palsu (Upal) yang dicetak menggunakan printer sendiri.

Penangkapan tersangka berawal informasi yang diterima petugas Reskrim Polres Bengkalis terkait maraknya peredaran upal di Mandau.

"Petugas kita melakukan lidik dugaan adanya Upal beredar di Mandau pada 6 November lalu. Dari hasil lidik ini petugas mendapatkan pria berinisial MJ yang sedang menguasai uang diduga palsu," terang Kapolres.

Saat melakukan pemeriksaan terhadap MJ, petugas menemukan sejumlah uang dari tangan MJ ini.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Soekarno Hatta Libatkan Pengendara Mobil, Pesepeda Motor, Hingga Pejalan Kaki

Uang tersebut berupa pecahan lima puluh ribu rupiah sebanyak tujuh lembar.

"Tim kita langsung melakukan pengecekan uang yang di bawa oleh MJ. Hasil penyelidikan ternyata terbukti palsu uang yang di bawa MJ," terang Kapolres.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved