Breaking News:

Tertinggi Rp1,8 Juta untuk Guru Honor SI di TK Negeri, Pemkab Siak Tingkatkan Insentif Guru PAUD

Untuk guru honor Taman Kanak-Kanak (TK) swasta, insentif sebesar Rp 700.000 per bulan.Guru honor di TK Negeri berijazah S1 sebesar Rp 1.800.000

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Bunda PAUD Siak Rasidah Alfedri memaparkan konsep PAUD berkualitas dengan layanan holistik integratif, Rabu (16/12/2020) di Gedung Wanita, Siak. 

Namun, juga diberikan pelayanan yang mencakup kebutuhan yang berkaitan dengan kesehatan dan gizi, pola pengasuhan dan perlindungan untuk anak.

Ditambahkannya, dalam pengembangan PAUD holistik integritas dibutuhkan sumber daya manusia yang mumpuni.

Agar tujuan dari PAUD holistik integratif ini bisa tercapai yaitu mewujudkan anak sehat, cerdas, ceria dan memiliki akhlak yang mulia.

“Kunci dari keberhasilan program ini adalah koordinasi dan kerja sama para pemangku kepentingan yang terlibat, dengan kebersamaan Insya Allah kita akan berhasil," kata Rasidah.

PAUD Holistik Integratif adalah penanganan anak usia dini secara utuh (menyeluruh) yang mencakup layanan gizi dan kesehatan, pendidikan dan pengasuhan, dan perlindungan.

Untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak yang dilakukan secara terpadu oleh berbagai pemangku kepentingan di tingkat masyarakat, pemerintah daerah dan pusat.

Program ini bertujuan untuk terselenggaranya layanan pengembangan anak usia dini menuju terwujudnya anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria dan berakhlak mulia.

Dia berharap, kegiatan ini mendorong pemangku kepentingan di Kabupaten Siak untuk mewujudkan program dan kegiatan yang tepat sasaran.

Sebab target 75% di tahun 2024 pelaksanaan PAUD berkualitas dengan layanan Holistik Integratif harus tercapai.

Ditempat yang sama, Ketua Pokja Bunda PAUD Provinsi Riau, Dian Muthia dalam paparannya menjelaskan, tentang pengelolaan PAUD Holistik Integratif yaitu upaya pengembangan anak usia dini yang dilakukan.

Untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam dan saling terkait secara simultan, sistematis, dan terintegratif.

“Kami mengapresiasi gerakan Bunda PAUD di kabupaten Siak yang sudah mengarah pada program layanan holistik integratif sampai ke tingkat kecamatan dan kampung,” ujarnya.

Hanya saja kata Dian, kegiatan layanan HI di Kabupaten Siak yang dilakukan belum secara terpadu oleh berbagai pemangku kepentingan.

“Jadi kerja ini, tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, harus dikeroyok bersama” sebutnya.

Ia mengatakan, program layanan holistik integratif ini terdiri dari Bappeda, Dinas Pendidikan dan kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas BP3A2KB, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Sosial, dan Dinas Perpustakaan dan Arsip.

Hal ini merujuk pada Permenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2019 tentang Gugus tugas Paud HI.

Penyelenggaraan PAUD HI ini lanjutnya, tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 tentang Sub Gugus Tugas Pengembangan Anak Usia Dini.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin terpenuhinya hak tumbuh kembang anak usia dini dalam hal pendidikan, kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, serta perlindungan dan kesejahteraan anak.

( Tribunpekanbaru.com / Mayonal Putra )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved