Breaking News:

Pekan Life

Diduga Keracunan Massal, 30 Orang Guru Ponpes di Pekanbaru Mual Usai Santap Makanan Akikahan

Setidaknya 30 orang guru di ponpes Kuttab Al-Fatih, di Jalan SM Amin, Kelurahan Delima, Kecamatan Bina Widya, mengalami gejala diduga keracunan massal

Tribun Pekanbaru/Fernando Sihombing
Ilustrasi pasien keracunan massal beberapa waktu lalu di Kecamatan Kampar. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Peristiwa diduga keracunan massal terjadi di Kota Pekanbaru.

Setidaknya sebanyak 30 orang guru di Pondok Pesantren (ponpes) Kuttab Al-Fatih, di Jalan SM Amin, Kelurahan Delima, Kecamatan Bina Widya, mengalami gejala diduga keracunan berupa mual.

Hal ini mereka alami setelah menyantap makanan, dalam rangka syukuran akikahan salah satu guru di ponpes tersebut, pada Senin (15/3/2021) lalu.

Kapolsek Tampan, Kompol Hotmartua Ambarita menjelaskan, awalnya ada salah satu guru ponpes bernama Ustaz Aldi, menggelar acara syukuran akikahan anaknya.

Ia lalu mengantarkan makanan akikahan tersebut ke ponpes.

Baca juga: Nenek Penjual Bensin Eceran Dibayar Uang Palsu, 2 Pelaku Remaja Sempat Lakukan Ini ke Korban

Baca juga: Oknum Kompol Z yang Meninggal Karena Jantungan Usai Ditangkap Diduga Kurir Narkoba

"Saat itu ada sebagian guru yang memakannya pada siang hari, dan ada juga makan untuk buka puasa," kata Ambarita, Rabu (17/3/2021).

Keesokan paginya disebutkan Kapolsek, tiba-tiba para guru merasa mual. Mereka sudah meminum obat, namun rasa mual dan sakit perut masih terasa.

Salah satu guru, lantas mencoba menghubungi pengurus yayasan.

Ia memberitahu bahwa puluhan guru mengalami gejala diduga keracunan yang sama.

Pengurus yayasan kemudian berkoordinasi dengan salah satu dokter di Rumah Sakit Aulia.

"Dokter tersebut mengarahkan supaya guru-guru itu dibawa ke rumah sakit," ungkap Ambarita.

Baca juga: Kabar Terbaru Harun Masiku Buronan KPK Kini Berstatus Duda, Istri Ajukan Gugat Cerai Sejak Juli 2020

Baca juga: Penyidikan Dugaan Korupsi Bansos Siak Masih Berjalan, Ini Kata Jaksa Soal Penetapan Tersangka

Peristiwa diduga keracunan itu, juga dilaporkan ke Polsek Tampan.

Tim yang dipimping Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita, mendatangi ponpes itu. Petugas memintai keterangan sejumlah saksi.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved