Breaking News:

Berita Riau

Biar Makin Jelas, Hakim Setuju Sekda Riau Non Aktif Yan Prana Hadir Langsung di Sidang Berikutnya

Jaksa Penuntut Umum meminta agar Yan Prana Jaya bisa dihadirkan langsung di persidangan dan itu disetujui hakim ketua dengan pertimbang biar jelas.

Penulis: Rizky Armanda
Editor: CandraDani
TRIBUNPEKANBARU/RIZKY ARMANDA
Yan Prana Jaya mengikuti jalannya sidang perdana kasus dugaan korupsi anggaran rutin Bappeda Siak lewat video conference, Kamis (18/3/2021). (Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta agar Yan Prana Jaya, terdakwa dalam perkara dugaan korupsi anggaran rutin di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda Siak) 2013-2017, bisa dihadirkan langsung di persidangan.

Permintaan itu disampaikan JPU Himawan kepada majelis hakim yang diketuai Lilin Herlina, pada sidang perdana perkara yang menjerat Sekretaris Daerah (Sekda) Riau non aktif itu, Kamis (18/3/2021).

"Mohon pada persidangan selanjutnya, majelis hakim memanggil terdakwa untuk hadir langsung di persidangan," kata JPU.

Mendengarkan permintaan itu, majelis hakim tidak langsung mengabulkan begitu saja.

Namun juga meminta pendapat kepada penasehat hukum (PH) terdakwa yang juga ada di ruang sidang.

Tapi menurut Hakim ketua Lilin Herlina, tentunya jika terdakwa hadir langsung, semua akan lebih jelas.

"Jika Penuntut Umum siap menghadirkan (langsung) terdakwa di pengadilan, kami siap. Biar lebih lancar," kata Lilin.

Baca juga: Dua Pria Ini Produksi 9 Merk Ekstasi di Rumah Kontrakan, Polisi Amankan Ribuan Ineks

Baca juga: Bantu Teman Curi Seng, Pemuda Ini Klaim Baru Sekali Beraksi Tapi Barang Buktinya Capai 800 Lembar

PH terdakwa, Irwan, setuju jika terdakwa dihadirkan ke persidangan.

"Kita setuju usulan JPU agar kebenaran fakta materil bisa kita bongkar dengan kehadiran terdakwa langsung," kata Irwan.

Sebagaimana diketahui, dalam sidang perdana perkara dugaan korupsi anggaran rutin Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Siak 2013-2017, terungkap sejumlah fakta dari surat dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hendri Junaidi dan Himawan Putra.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved