Breaking News:

Gegara Gemar Selingkuh, Jenazah Pria Ini Ditolak Warga untuk Dimakaman, Meninggal Karena Ini

Penolakan ini karena korban bernama Putra itu semasa hidup dianggap meresahkan karena gemar berselingkuh.

Alamy Stock Photo
Ilustrasi kantong jenazah 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang pria meninggal dunia.

Ia menjadi korban pembunuhan, hingga Jenazah ditolak warga untuk dimakaman.

Peristiwa ini pun mengundang reaksi dari banyak pihak.

Ternyata alasannya karena Gemar Selingkuh.

Penolakan ini karena korban bernama Putra itu semasa hidup dianggap meresahkan karena gemar berselingkuh.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ogan Ilir pun angkat bicara perihal penolakan warga ini.

Ketua MUI Ogan Ilir, Drs. KH. Nadjib Subhi mengatakan, dalam Islam, seseorang yang sudah mati harus dimakamkan secara layak.

"Dalam Islam, orang mati harus dihormati, dimakamkan secara layak," kata Nadjib saat dihubungi via telepon, Minggu (11/4/2021).

Nadjib melanjutkan, ketika seseorang meninggal dunia, maka habis perkara dengan manusia lainnya yang masih hidup.

"Dia kan sudah meninggal, habis perkara dengan manusia. Sudah putus," tegas Nadjib.

Halaman
1234
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved