Breaking News:

Gegara Gemar Selingkuh, Jenazah Pria Ini Ditolak Warga untuk Dimakaman, Meninggal Karena Ini

Penolakan ini karena korban bernama Putra itu semasa hidup dianggap meresahkan karena gemar berselingkuh.

Alamy Stock Photo
Ilustrasi kantong jenazah 

Di sisi lain, Nadjib menerka bahwa mungkin saja ada hukum adat tertentu di Desa Tanjung Lalang yang tak menerima jasad orang mati yang dianggap mengotori desa.

Nadjib pun menyarankan agar jasad Putra dimakamkan di tempat asal atau tanah kelahirannya.

"Kabarnya korban ini bukan asli warga sana ( Desa Tanjung Lalang). Jika kasusnya begini, maka jalan keluarnya, jenazah dimakamkan di tempat asal," kata Nadjib.

Saat ini, jasad Putra masih berada Instalasi Forensik Rumah Sakit Polri M Hasan di Palembang.

Diberitakan sebelumnya, Peristiwa pembunuhan Putra (30) sedang dilakukan penyelidikan oleh Polsek Tanjung Batu, Ogan Ilir.

Ayah satu anak itu ternyata dibunuh karena suka merusak rumah tangga orang alias berselingkuh.

Korban dikenal oleh warga di lingkungan tempat ia tinggal gemar berselingkuh.

Bahkan ada rumah tangga warga sampai berujung perceraian.

Peristiwa pembunuhan ini terjadi di Desa Seri kembang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Jumat (9/4/2021).

Kepala Desa Tanjung Lalang, Juma'adin membenarkan, jika korban merupakan warganya bernama Putra.

Halaman
1234
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved