Breaking News:

Bengkalis

Tiga Orang Tersangka Penyelundupan 4 Pengungsi Rohingnya yang Terdampar di Rupat Utara Diamankan

Tiga orang yang diamankan Satpolair Polres Bengkalis ini memiliki peran berbeda penyelundupan warga pengungsi Rohingya yang terdampar di Pulau Rupat

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru/Muhammad_Natsir
Kapolres Bengkalis saat melakukan Ekpos Tersangka Penyeludupan Orang Melalui Perairan Rupat, Selasa (10/8) siang. 

Menurut Kapolres total pelaku yang diaman tiga orang, namun yang dihadirkan dalam ekpos ini hanya satu orang. Ini di karenakan dua orang lagi terkonfirmasi positif sedang diisolasi oleh Polres Bengkalis.

Menurut Kapolres Bengkalis saat ini petugas masih mendalami keterlibatan para tersangka dalam tindak pidana TPPO.

Sejauh ini informasi yang didapat kepolisian orderan penyeludupan orang ini sudah dua kali di terima tersangka.

Seperti diberitakan sebelumnya Empat orang perempuan warga negara asing (WNA) asal Myanmar Rohingya ditemukan di pantai Pasir Putih Desa Putri Sembilan Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Kamis (29/6) lalu sekitar pukul 16.30 WIB.

Empat orang ini pertama kali ditemukan oleh warga dan dilaporkan kepada petugas Kepolisian Polair Polres Bengkalis pos Rupat Utara. Keempat warga negara asing yang ditemukan ini merupakan pengungsi Rohingnya dari Kamp pengungsian yang berada di Medan.

Mereka diduga akan diseludupkan melalui perairan Bengkalis menuju Malaysia. Namun saat itu speedboat yang digunakan mengalami kerusakan dan terdampar di Rupat Utara.

Saat diamankan petugas menemukan speedboat yang mengangkut warga negara asing, namun sudah tidak terdapat lagi tenkong pengangkutnya. Petugas Kepolisian sudah melimpah para pengungsi ini kepada pihak Imigrasi Bengkalis Jumat kemarin. Kemudian dibawa ke Bengkalis ditempatkan di Balai Pelatihan Kerja Bengkalis untuk sementara.

Imigrasi Bengkalis juga sudah berkoordinasi dengan pihak Direktorat, rencananya keempat orang ini akan di pulangkan kembali ke Kamp pengungsiannya yang ada di Medan.

Dari keterangan WNA ini mereka rencananya akan di bawah oleh penyeludup ke Malaysia untuk bertemu keluarganya yang sudah berada di sana. Pengakuannya mereka akan bertemu dengan suaminya di Malaysia.

Adapun identitas diantaranya Sobika Begum, Ayesha Bibi, Hajera Bibi dan Norbahar. Dari empat orang ini 3 orang dari mereka memiliki Kartu Pengungsi UNHCR. Sedangkan satu orang mengaku telah kehilangan kartunya saat berada di India.(Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved