Breaking News:

Berawal dari Embung Karhutla, Kampung Dayun Siak Masuk 300 Besar Desa Wisata pada Ajang ADWI 2021

Kampung Dayun Siak masuk 300 besar desa wisata yang pada ajang Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2021

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU/MAYONAL PUTRA
Pengunjung wisata Kampung Dayun mencoba kebolehannya untuk menaklukan shaking bridge di kawasan itu, Senin (23/8/2021). Kampung Dayun Siak masuk 300 besar desa wisata yang pada ajang ADWI 2021.(Tribunpekanbaru.com / Mayonal Putra) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Kampung Dayun yang rentan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kini menjelma menjadi kampung wisata.

Terdengar mengagetkan, kampung itu masuk 300 besar desa wisata yang pada ajang Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2021 yang dirilis Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.

Seperti apa perubahan Kampung Dayun? Ceritanya cukup unik, sebab masyarakat setempat mengolah embung pencegah Karhutla menjadi sebuah destinasi yang digandrungi.

Bahkan saat ini sedang dibangun fasilitas lengkap untuk outbond, seperti flying fox, shaking bridge, monkey bridge, wahana permainan anak, sepeda air hingga fasilitas olahraga dan fitnes outdor, jogging track.

Lokasi juga dilengkapi dengan fasilitas home stay, kantin, toilet umum serta tempat duduk dan fotozone.

Tribunpekanbaru.com mengunjungi objek wisata kampung Dayun itu, Senin (23/8/2021).

Akses mencapai objek wisata yang lagi hits di Siak ini sangat gampang.

Dari kawasan Istana Siak bisa berkendara menuju bundaran kampung Dayun, sejauh 25 Km.

Setelah itu belok kiri mengikuti jalan pipa Caltex dan melewati kantor Polres Siak.

Hanya beberapa ratus meter dari kantor Polres Siak menyimpanglah ke kanan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved