Breaking News:

Calon Dubes Amerika Serikat Untuk China Berjanji Bakal Lindungi Etnis Uyghur

Calon duta besar Amerika Serikat untuk Beijing Nicholas Burns berjanji akan menentang dan mengkritik semua kebijakan China jika ia dipercaya Biden

Capture Dailymail
Wanita Uighur menjalani pendidikan di Kamp China 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Calon duta besar Amerika Serikat untuk China Nicholas Burns berjanji akan menempatkan dirinya pada jalur yang berlawanan dengan Beijing.

Pada Rabu (20/10/2021) kemarin ia mengatakan untuk menjadi kritikus vokal terhadap pelanggaran hak asasi manusia di  China dan kebijakan luar negeri yang agresif jika dia dipercaya oleh Biden.

Nicholas Burns pun lantang mengatakan bahwa AS harus memperluas penjualan senjata ke Taiwan dan menuntut agar Beijing mengakhiri genosida minoritas Uyghur di Xinjiang.

Untuk diketahui pemerintah China dilaporkan memenjarakan sekitar satu juta etnis Uyghur di kamp-kamp kosentrasi di Xianjiang.

Selama dalam kamp tersebut, etnis Uyghur mendapat penyiksaan dari petugas.

"Jika ada kekejaman yang terjadi atau, dalam kasus Xinjiang, genosida terjadi, kita harus angkat bicara," katanya.

Pemerintahan Biden saat ini berada di bawah tekanan untuk berbuat lebih banyak untuk membendung meningkatnya ambisi global dan regional China.

Dilansir dari Daily Mail, Minggu ini terungkap bahwa rezim tersebut telah menguji rudal hipersonik berkemampuan nuklir, senjata generasi baru yang mungkin dapat menghindari sistem peringatan dini.

Burns adalah seorang diplomat karir dan mantan duta besar AS untuk NATO.

Ia dinilai cukup berpengalaman selama menjalankan tugasnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved