Lipsus Lapas di Riau Over Kapasitas
Over Kapasitas Hingga 387 Persen, Penghuni Lapas Selatpanjang Terus Meningkat
Walaupun demikian saat ini kondisi Lapas Selatpanjang terbilang Aman dan hingga saat ini masih berpegang teguh untuk zero Handphone.
Penulis: Teddy Tarigan | Editor: Theo Rizky
TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Jumlah tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selatpanjang terus mengalamai peningkatan.
Saat ini jumlah tahanan di Lapas Selatpanjang berjumlah 344 orang. Padahal kapasitas Lapas di sana hanya berjumlah 86 orang.
Sehingga saat ini adalah kelebihan kapasitas (Over Capasity) Lapas Selatpanjang 387 persen.
Demikian disampaikan Kepala Lapas Selatpanjang Sugiyanto didampingi Kepala KPLP Lapas Selatpanjang Syofri Mulyadi di ruang kerjanya, Selasa (20/8/2024).
“Tidak kita pungkiri bahwa memang kondisi Lapas kita over kapasitas, namun itu memang kondisi kota saat ini dan kita hanya berupaya yang terbaik dengan kondisi saat ini,” ungkap Sugiyanto.
Angka tersebut terbilang terus mengalami peningkatan dimana pada Desember 2023 yang lalu jumlah WBP di Lapas Selatpanjang berjumlah 282 orang.
Baca juga: Hanya Pelalawan Tak Punya Lapas di Provinsi Riau, Ini yang Menjadi Kendala Pembangunan
Ia menilai dengan kondisi saat ini, pihaknya menilai solusi yang harus dilakukan yaitu penambahan jumlah kamar hunian bagi WBP.
“Solusinya yaitu penambahan kamar, namun itu nampaknya belum bisa kita lakukan karena anggaran,” jelasnya.
Adapun rincian WPB di Lapas Selatpanjang yaitu Pidana Narkotika sebanyak 251 orang (75,39 persen), pidana umum 85 orang (24,85 persen), pidana khusus 6 orang (1.75 persen).
Sugiyanto menjelaskan dengan terbatasnya anggaran, pihaknya terus melakukan upaya untuk membina warga binaan dengan berbahagia program mandiri.
Beberapa program mandiri yang ada di Lapas saat ini adalah pertukangan, pengelasan, perkebunan, menjahit, miniatur dan barbershop.
“Ini kita lakukan untuk mengembangkan keterampilan dari WBP dan kota berharap bisa diaplikasikan saat mereka kembali ke masyarakat,” tuturnya.
Baca juga: Over Kapasitas 850 Persen, Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan Terpadat Ke 3 Nasional
Kepala KPLP Lapas Selatpanjang Syofri Mulyadi menjelaskan kondisi over kapasitas membuat pihaknya harus membuat pengaturan sedemikian rupa untuk mengatur tempat mereka di setiap kamar hunian.
“Artinya untuk tempat istirahat mereka juga kota atur, ada juga yang kita buat tempat tambahan di atas, jadi ada yang tidur di atas dan di bawah,” ungkap Syofri.
Dijelaskannya ada 23 kamar yang difungsikan di Lapas Selatpanjang, setiap kamar memiliki ukuran yang berbeda-beda, ada kamar dengan ukuran sekitar 6 kali 8 meter dan kamar dengan ukuran kecil lainnya sekitar 2 kali 4 meter.
Liputan Khusus
TribunBreakingNews
lapas di Riau over kapasitas
Rumah Tahanan (Rutan)
Lapas Selatpanjang
| Warga Binaan Diberi Waktu Berangin Lebih Lama, Cara Lapas Tembilahan Atasi Masalah Over Kapasitas |
|
|---|
| Hendri Terpaksa Gantung Kain Sarung untuk Tidur di Sel Tahanan Rutan Siak Riau |
|
|---|
| Lapas Tembilahan Ternyata Juga Over Kapasitas Hampir 400 Persen |
|
|---|
| Mantan Napi di Pekanbaru Akui Penjara Over Kapasitas |
|
|---|
| Penghuni Lapas Bangkinang Kampar Lebih Dua Kali Kapasitas, Satu Kamar Capai 20 Orang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Hunian-di-dalam-Lapas-Kelas-IIB-Selatpanjang.jpg)