Senin, 4 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Nasional

Markas Judol Bandar Kamboja di Cengkareng Digerebek, Terungkap Perputaran Uang Rp 21 Miliar per Hari

Markas judol bandar Kamboja di Cengkareng digerebek . Polisi dapatkan fakta perputaran uang Rp 21 miliar per harinya . Ternyata profesional

Tayang:
Editor: Budi Rahmat
tangkap layar / Tribunnews
Markas judol bandar Kamboja di Cengkerang digerebek polisi 

Ada 3 Klaster Pelaku

Syahduddi mengatakan ada tiga klaster pelaku dalam kasus judi online ini.

Klaster pelaku pertama adalah orang-orang yang menyerahkan atau menyewakan rekening pribadinya untuk diserahkan kepada tersangka utama yang digunakan sebagai rekening penampung judi online.

"Klaster kedua adalah penjaring peserta. Penjaring peserta ini ada tiga orang yang kita amankan. Tugasnya adalah merekrut atau menjaring warga masyarakat untuk menyerahkan rekening pribadinya dengan memberikan imbalan sejumlah orang tertentu."

"Dari hasil menjaring masyarakat tersebut, kemudian si penjaring ini menyerahkan rekening bank dan ATM-nya kepada pelaku utama (berinisial) RS. Lalu, RS ini mengirim handphone, ATM, serta rekening ke negara Kamboja," tutur Syahduddi.

Klaster terakhir adalah pemilik bisnis jual beli rekening untuk kebutuhan bisnis judi online dengan tersangka berinisial RS.

Syahduddi mengungkapkan judi online jaringan Kamboja ini telah beroperasi sejak tahun 2022.

"Sudah hampir 2 tahun 6 bulan yang bersangkutan beroperasi," katanya.

Selama beroperasi tersebut, Syahduddi mengatakan sudah tercetak sebanyak 1.081 resi terkait pengiriman rekening bank hingga ponsel ke Kamboja.

Dia menjelaskan tiap resi itu untuk kebutuhan pengiriman dua unit ponsel yang masing-masing berisi dua aplikasi M-Banking.

Sehingga, sambungnya, jika ditotal, para pelaku sudah mengumpulkan 4.234 rekening sejak tahun 2022.

"Kalau asumsinya adalah satu resi pengiriman, dua unit handphone dan setiap unit handphone ada dua aplikasi M-Banking, maka dari 1.081 lembar resi pengiriman, sudah terkumpul 4.324 buku rekening bang," katanya.

Menurut pengakuan tersangka, Syahduddi mengungkapkan mampu meraup untung sebanyak Rp5 juta per hari hanya dari satu rekening saja.

Baca juga: Kisah Selebgram Seksi di Bengkulu, Pajang Foto Menantang untuk Gaet Follower dan Maniak Judol

Karena itu, ketika diasumsikan bahwa 4.234 rekening digunakan untuk penampungan judi online, total untung yang didapat diperkirakan mencapai Rp21 miliar.

"Kalau kita asumsikan rekening digunakan seluruhnya, patut diduga ada perputaran uang dalam satu hari mencapai Rp21 miliar," jelasnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved