Kecelakaan Maut di Pekanbaru
Kecelakaan Maut di Pekanbaru, DPRD Pekanbaru: Perketat Pengawasan
Tragedi maut kecelakaan lalu lintas di Jalan Hangtuah Ujung Pekanbaru, Rabu (1/1/2024), menuai perhatian serius dari kalangan DPRD Pekanbaru.
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tragedi maut kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka, di Jalan Hangtuah Ujung Pekanbaru, Rabu (1/1/2024) pukul 06.30 WIB, menuai perhatian serius dari kalangan DPRD Pekanbaru.
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru Aidhil Nur Putra menyampaikan belasungkawa atas tragedi tersebut.
Dia mengaku prihatin dan berharap kasus ini menjadi pelajaran berharga semua pihak.
Dia menjelaskan, bahwa insiden ini menjadi bukti bahwa kelalaian dan pengawasan peredaran narkoba masih lengah di Kota Pekanbaru.
Padahal, jauh hari sebelumnya, Komisi I sudah mengingatkan pihak terkait, mewanti-wanti pesta narkoba di saat malam pergantian tahun.
"Tentu ini sangat kita sayangkan. Saya atas pribadi dan lembaga DPRD Pekanbaru menyampaikan duka cita mendalam. Kasus tabrak maut karena habis dugem udah kesekian kalinya terjadi di Kota Pekanbaru," sebut Adihil Nur Putra kepada Tribunpekanbaru.com.
Politisi NasDem ini mengharapkan, agar semua pihak terkait memperketat pengawasan di lapangan. Termasuk juga memperketat penjualan minuman keras untuk mencegah kejadian serupa tidak terulang.
Sejauh ini, Aidhil mengapresiasi pihak Kepolisian (Satlantas Polresta Pekanbaru) yang bekerja cepat menindaklanjuti kasus ini, hingga sudah menetapkan tersangkanya.
Termasuk bersama warga sekitar yang sudah mengevakuasi korban luka-luka mendapat pertolongan medis.
"Informasi yang kami dapat, pengendara mobil Calya dan 2 penumpang itu baru pulang dugem. Dari hasil pemeriksaan ketiganya positif narkoba jenis zat amphetamine dan methampetamine. Kami percaya, pihak Kepolisian terus mengembangkan kasus ini. Tentunya, kepada keluarga dan masyarakat, kita beri kesempatan Kepolisian bekerja mengungkap faktor lainnya," terangnya lagi.
DPRD Pekanbaru secara lembaga, tambah Ketua Fraksi Nasdem DPRD Pekanbaru ini berharap, kasus tabrak maut akibat pengaruh narkoba di Kota Pekanbaru, tidak terjadi lagi.
Masih adanya peredaran barang haram dan bebasnya penjualan minuman beralkohol bukan hanya soal bisnis. Tapi juga soal tanggung jawab moral terhadap generasi muda dan keselamatan publik secara umum.
Diketahui, Lakalantas tragis terjadi di hari pertama di tahun 2024, Rabu (1/1/2024). Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di Jalan Hangtuah Ujung, depan Klinik Siaga Medika 2, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.
Kecelakaan melibatkan satu mobil dan dua sepeda motor, yang menyebabkan tiga orang tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Alvin Agung Wibawa mengatakan, kecelakaan berawal ketika mobil Toyota Calya dengan nomor polisi F 1817 VI, yang dikemudikan oleh Antoni Romansyah (44), bergerak dari arah timur menuju barat.
| Jaksa Terima SPDP Kasus Kecelakaan Tewaskan Satu Keluarga di Pekanbaru, Sopir Mabuk Positif Narkoba |
|
|---|
| Desas-desus Sopir Penabrak Satu Keluarga di Pekanbaru Diduga Jaringan Pengedar Sabu, Ini Kata Polisi |
|
|---|
| Sopir yang Tabrak Sekeluarga Hingga Tewas di Pekanbaru Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara |
|
|---|
| Sopir Maut yang Tewaskan Satu Keluarga di Pekanbaru Bawa Mobil Melaju di Atas 80 Km Per Jam |
|
|---|
| Mata Alda Sembab di Pemakaman, Duka Mendalam Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Pekanbaru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Mobil-Toyota-Calya-warna-putih-menabrak-pengendara-motor.jpg)