Mahasiswa Bengkalis Pertanyakan Beasiswa

Aksi Mahasiswa Bengkalis Berusaha Masuk Kantor Bupati Bengkalis, Pertanyakan Kepastian Beasiswa

Personel Polres Bengkalis berupaya melakukan negosiasi agar mahasiswa tidak mendesak masuk ke Kantor Bupati Bengkalis

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Theo Rizky
Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir
Masa Aksi masi bertahan di depan kantor Bupati Bengkalis, Senin (13/1/2024) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Puluhan Mahasiswa mengatasnamakan aliansi mahasiswa peduli pendidikan Bengkalis (Ampibi) mencoba meringsek masuk Kantor Bupati Bengkalis setelah melakukan orasi di depan gerbang sekitar 15 menit lebih.

Upaya masuk dilakukan dengan maju selangkah demi selangkah.

Namun begitu dekat gerbang masa aksi dihadang petugas kemanan.

Sempat terjadi aksi dorong dorongan meskipun tidak lama.

Petugas Kepolisian berupaya melakukan negosiasi agar mahasiswa tidak mendesak maju.

Perwakilan mahasiswa meminta petugas keamanan untuk menyampaikan kepada perwakilan pemerintah untuk keluar menemui mereka.

Sampai berita ini diturunkan aksi masa masih berjalan aman dan kondusif.

Mahasiswa masih menunggu di depan gerbang kantor Bupati Bengkalis.

Seperti diberitakan sebelumnya puluhan mahasiswa mengatasnamakan diri aliansi mahasiswa peduli pendidikan Bengkalis (Ampibi) mendatangi kantor Bupati Bengkalis mengelar aksi, Senin (13/1/2024) pagi.

Kedatangan puluhan mahasiswa ini menyampaikan aspirasinya mempertanyakan kepastian bantuan pendidikan beasiswa 2024 yang sampai saat ini tidak kunjung disalurkan.

Baca juga: Breaking News: Aksi Mahasiswa Bengkalis Riau, Pertanyakan Beasiswa 2024 Tak Kunjung Disalurkan

Baca juga: Sekda Bengkalis Tegaskan Bantuan Beasiswa Bengkalis 2024 yang Tertunda Tetap Disalurkan 

Puluhan mahasiswa ini melakukan orasi dan berbaris didepan gerbang kantor Bupati Bengkalis serta membawa sejumlah spanduk.

Namun sayangnya mahasiswa tidak dapat masuk ke kantor Bupati Bengkalis karena di jaga ketat petugas kepolisian dan Satpol PP Bengkalis tepat di gerbang masuk. 

Dalam orasinya orator mempertanyakan penyebab Beasiswa tahun 2024 hingga Januari ini belum disalurkan. 

Masa meminta perwakilan pemerintah keluar untuk menemui mereka menyampaikan alasan tidak disalurkan pemerintah Bengkalis.

"Kami tunggu Bupati atau pejabat yang mewakili jumpai kami," teriak orator dalam orasinya.

Sampai berita ini diturunkan belum ada perwakilan pemerintah menemui masa.

Masa aksi ngotot akan bertahan sebelum ada yang menemui.

(Tribun pekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved